Aksi Nyata: KBG ini Bersihkan Masjid Nurul Huda Blok III Baloi

BerkatNews.com~Lubuk Baja. General Assembly AsIPA VII tahun 2015, Bangkok, menekankan bagaimana KBG-KBG hidup dalam lingkungan masyarakat yang berbeda agama dan kepercayaan. Gereja Asia berupaya untuk memahami bagaimana membangun komunio dalam konteks Asia.

Seharmoni dengan upaya itu, di Tahun Kerahiman ini Bapa Suci Paus Fransiskus dalam Pertemuan Lintas Agama di Balai Pertemuan Internasional Bandaranaike, Kolombo, Sri Lanka, 13 Januari 2015 berpesan dalam pidatonya : “Gereja Katolik menyatakan rasa hormatnya yang mendalam dan tak kunjung hilang terhadap agama-agama lain. Gereja menyatakan bahwa ia “tidak menolak apa yang benar dan kudus dalam agama-agama ini. Ia menjunjung tinggi cara hidup dan perilaku mereka, ajaran-ajaran dan doktrin-doktrin mereka” (Nostra Aetate, 2). Dari pihak saya, saya ingin menegaskan kembali rasa hormat yang tulus dari Gereja bagi Anda, tradisi-tradisi dan keyakinan-keyakinan Anda.” Dari sini dapat diartikan Gereja terus berkomitmen dan berupaya dalam upaya-upaya membangun dialog dan komunikasi penuh cinta kepada penganut agama dan kepercayaan lain.

Secara geografis, paroki-paroki di Keuskupan Pangkalpinang memiliki wilayah yang luas dengan umat yang menyebar di tengah masyarakat majemuk. Cara baru hidup menggereja diungkapkan lewat pengembangan KBG sebagai “ekspresi Gereja” yang hidup di tengah keluarga – keluarga dan masyarakat sekitarnya. Dengan kata lain, KBG merupakan ekspresi paroki di tengah umatnya. KBG menjadi instrumen pembangun rasa tanggung jawab bersama umat paroki untuk mengungkapkan komunio demi perutusan, yakni membangun Kerajaan Allah, baik di tengah komunitas maupun di tengah masyarakat.

Berangkat dari pendalaman iman selama Bulan Syukur (Agustus 2016) Keuskupan Pangkalpinang pada modul dialog antar umat beragama sebagaimana telah Yesus lakukan pada zaman-Nya (dialog dengan orang Yahudi), umat KBG St. Elisabeth & KBG St. Fransiskus Asisi, Paroki St. Petrus Batam sepakat untuk melakukan aksi nyata kebersihan di rumah ibadah umat beragama lain.

Setelah melalui diskusi bersama umat komunitas, maka diputuskan untuk melakukan gotong royong kebersihan di Masjid Nurul Huda di Blok III Baloi, lingkungan dimana kedua KBG berada. Pilihan ini juga didukung mengingat sebentar lagi saudara-saudari yang beragama Islam akan merayakan Idul Adha 1437 Hijriah.

Dituturkan oleh Mira, salah seorang fasilitator yang ikut dalam aksi nyata tersebut, kegiatan gotong royong dilakukan pada hari Minggu, 4 September 2016 mulai pukul 10.00 WIB s/d pukul 12.30 WIB diikuti sekitar 25 orang anggota KBG. Kegiatan gotong-royong ini tidak saja diikuti oleh umat KBG tetapi bersama-sama dengan umat Muslim setempat. Masih menurut Mira, kesan umat komunitas dalam melakukan aksi nyata di tempat ibadah umat Muslim ini adalah bahagia bisa menjalankan aksi nyata ini dalam rasa persaudaraan, kerukunan dan kekeluargaan, sedangkan tanggapan dari umat Muslim sendiri juga turut sangat bahagia dan mengucapkan terimakasih kepada umat Katolik. ***

Foto Dokumentasi

14141861_10205606783728041_6375165657214237025_n 14183959_10205606783088025_4468176746364588737_n

14184409_10205606778167902_3272771485650947594_n 14192004_10205606778647914_9165118339073643169_n

14199145_10205606780247954_3476879198470543488_n 14222091_10205606781167977_1197576477760294646_n

14222160_10205606779047924_2821134372574599777_n 14232491_10205606776367857_4540084483783966445_n


de mariam dumquam satis[costmust]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *