Harmoni Orang Muda Katolik Paroki MBPA dan TNI dalam Safari Kemerdekaan RI ke 72

Batuaji-BerkatNews.com (18/7 00.10). Peringatan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (17/8) dalam Gereja Katolik dirayakan setingkat Hari Raya sebagaimana terdapat dalam Kaleder Liturgi KWI. Seluruh Gereja Katolik di Indonesia wajib merayakan perayaan syukur ini dalam Ekaristi Kudus.

Tahun ini ada yang berbeda dengan perayaan HUT RI ke 72 ini. Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Maria Bunda Pembantu Abadi (MBPA) yang selama ini memang selalu bertugas dalam perayaan ini, kali ini mendapat semangat baru oleh hadirnya Bapak-bapak dari TNI, khususnya Babinsa, yang aktif mendukung dalam rangkaian perayaan HUT RI ini. Mereka adalah Kopda Jamintar Manalu dan Sersan Tobok Siburian dari Kodim 0316 Batam / Koramil 02 Batam Barat.

Tak kurang dari dua minggu sebelum perayaan, OMK MBPA dilatih dengan intens oleh Kopda Manalu (Babinsa

Kopda Manalu dalam Gladi Bersih
Kopda Manalu dalam Gladi Bersih

Seilangkai) tentang bagaimana bertugas agar dalam Upacara Bendera nanti berlangsung khidmat. Mulai dari tata cara baris berbaris yang benar, menjadi komandan upacara yang benar sampai bagaimana bertindak sebagai tim pengibar bendera yang handal.

Rangkaian Safari Kemerdekaan RI ke 72 tahun ini dibagi dalam empat bagian, yaitu Misa Syukur Kemerdekaan RI, Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, Doa Bersama 17 17 17 Untuk Indonesia Lebih Kasih Sayang dan Upacara Penurunan Bendera.

Ekaristi HUT RI ke 72 dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Misa dipimpin Pastor Kepala Paroki MBPA, RD. Emanuel Vengi Nivak. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya bergema pagi itu di awal Ekaristi. Dalam homilinya, Romo Eman mengingatkan seluruh umat agar selalu ingat akan kebiasaan orang Katolik, salah satunya yaitu Terlibat dalam Masyarakat. “Kita semua harus menjadi garam dan terang bagi masyarakat di sekitar kita, menjadi pembawa kedamaian bagi siapa saja…” ungkap Romo Eman.

Suasana Misa Syukur Kemerdekaan RI (17/8)
Suasana Misa Syukur Kemerdekaan RI (17/8)

Setelah Perayaan Ekaristi, seluruh umat berhimpun di halaman gereja untuk mengikuti Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke 72. Persiapan yang baik akhirnya juga membuahkan hasil yang apik. Seluruh petugas mampu melaksanakan tugas yang diemban masing-masing dengan sangat baik. Dan efek yang terpenting seluruh umat dapat kembali merasakan dengan penuh haru dan khidmat ikut memperingati HUT Kemerdekaan RI ini dengan Upacara Bendera. Dalam amanatnya, bertindah selaku inspektur upacara, Romo Eman kembali mengajak semua umat untuk terlibat bekerja bersama seluruh komponen masyarakat demi terciptanya negara Indonesia yang sejahtera. Setelah upacara selesai OMK juga telah mempersiapkan “photo booth” bagi seluruh umat, agar sukacita perayaan HUT RI ini dapat juga di bagikan melalui kanal-kanal digital.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Acara yang ketiga adalah Doa Bersama 17 17 17 Untuk Indonesia Lebih Kasih Sayang. Ibadat dipimpin oleh Pastor Rekan RD. Martin pada pukul 17.00 WIB. Menurut Sersan Tobok Siburian (Babinsa Seilekop), doa ini

Sersan Tobok Siburian
Sersan Tobok Siburian

adalah sebagaimana arahan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. “Ya, doa ini adalah gagasan Panglima, agar membuka kembali rasa nasionalisme, banyak sekali goncangan yang mengarah pada disintegrasi bangsa, maka dengan momen HUT RI inilah digelar Doa bersama ini di seluruh Indonesia…agar kita sesama anak bangsa tetap dapat menjaga kebersamaan, persatuan dan keutuhan dalam bingkai NKRI” tegas Sersan Siburian kepada BerkatNews.com.

Romo Martin dalam pesan singkatnya mengutip kata-kata Uskup Agung Semarang kala itu Mgr. Soegijapranata yang juga adalah Pahlawan Nasional, sebuah semboyan “100% Katolik dan 100% Indonesia“.

Kopda Manalu
Kopda Manalu

Sementara itu Kopda Manalu dalam sambutannya setelah acara Doa bersama, mengungkapkan rasa terimakasih kepada para Romo dan OMK yang telah dengan penuh semangat bekerja sama demi suksesnya perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 72 ini. “Mari kita bersama-sama membangun rasa toleransi kita kepada siap saja, karena bangsa kita adalah bangsa yang majemuk. Mari kita pupuk rasa nasionalisme kita dan bersama-sama membangun negara tercinta kita ini …” tambah Kopda Manalu.

Bapak Herman Simbolon, Seksi Kerawam MBPA yang sejak awal turut men-support

Herman Simbolon
Herman Simbolon

OMK, dalam sambutannya menekankan agar kiranya kerjasama yang telah terbangun ini, antara TNI dan Paroki MBPA, agar selalu dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, seraya mengajak agar kita semua menjadi orang Katolik Indonesia yang 100% dan sekaligus menjadi warga negara Indonesia yang 100%.

Akhirnya seluruh acara ditutup dengan Upacara Penurunan Bendera. Memang seluruh acara menguras tenaga, namun walaupun kota Batam hari itu diguyur hujan dan mendapat pemadaman bergilir listrik, namun tak memadamkan semangat untuk menutup rangkaian acara ini dengan Upacara Penurunan Bendera.

Bertindak selaku Pemimpin Upacara Kopda Manalu dan Romo Martin sebagai Inspektur Upacara.  Rasa khusuk dan khidmat begitu dapat dirasakan oleh seluruh peserta yang hadir dan mampu mengusir dinginnya baju yang basah dan gelapnya malam itu. Mereka larut dalam kecintaan mereka pada pertiwi, Indonesia.

WhatsApp Image 2017-08-17 at 8.11.27 PM

WhatsApp Image 2017-08-17 at 7.31.14 PM

WhatsApp Image 2017-08-17 at 8.09.12 PM(1)

WhatsApp Image 2017-08-17 at 8.09.12 PM


costmust/BerkatNews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *