Pastor Amado, Sekretaris Eksekutif Komisi KBG Filipina Terbitkan Buku Baru

BerkatNews.com. Nama lengkapnya Pastor Amado L Picardal, ia saat ini bertugas sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi KBG Konferensi Waligereja Filipina. Imam Redemptoris yang hobi pecinta alam ini telah banyak makan garam tentang apa dan bagaimana sebuah KBG sebagai Cara Baru Hidup Menggereja. Bermula dari komunikasi di media sosial akhirnya BerkatNews.com berhasil berkomunikasi dengan beliau dan mengorek tentang buku baru yang akan segera diluncurkan bulan september ini. Buku tersebut diberi judul “Jurneying Towards a News Way of Being Chucrh, Basic Ecclesial Communities in the Philipines“, siapa Pastor Amado dan membahas tentang apa buku tersebut? mari kita simak.

Siapa Pastor Amado?

amado
Pastor Amado L Picardal (Vatican, 1993, private audience with John Paul II)

Pastor Amado L. Picardal adalah seorang imam Redemptoris dari Iligan City, ditahbiskan pada tahun 1981 setelah menyelesaikan studi teologi di Xavier Regional Seminari Tinggi St. Francis di Davao City. Keterlibatannya dalam pembentukan Komunitas Basis Gerejawi (KBG) dimulai pada tahun 1975 selama pendalaman di antara orang miskin dan pelatihan pengorganisasian masyarakat di daerah kumuh setelah menyelesaikan pendidikan Filsafatnya di Universitas San Carlos, Cebu. Sebagai seorang frater ia menghabiskan akhir pekan dan liburan musim panas bekerja dengan KBG-KBG.

Dari tahun 1982 hingga 1988 ia bekerja dengan Misi Tim Redemptoris yang terlibat dalam pembentukan KBG di paroki yang berbeda di Mindanao. Pada tahun 1991, ia lulus studi teologi di Jesuit School of Theology di Berkeley, California. Dia melanjutkan studinya di Universitas Gregoriana, Roma dan menyelesaikan doktoralnya dalam teologi, lulus dengan magna cum laude – pada tahun 1995, dengan disertasi tentang  Perspektif Eklesiologis KBG di Filipina.

Dari 1995-2011 ia ditugaskan di Davao City sebagai profesor teologi dan dekan akademis di St Alfonsus ‘Theological Mission Institute. Selama periode ini ia juga terlibat dalam promosi KBG, pelayanan pastoral di paroki, pembentukan misionaris awam dan pekerja pastoral, aktivis pro-kehidupan dan advokasi perdamaian, advokasi lingkungan dan dialog antar-agama. Dia telah menjadi sekretaris eksekutif Komite Komunitas Basis Gerejawi (KBG) Konferensi Waligereja Filipina sejak tahun 2011.

Tentang Buku “Jurneying Towards a News Way of Being Chucrh, Basic Ecclesial Communities in the Philipines

Pada bagian pertama buku ini membahas sejarah KBG di Filipina, mulai dari Konsili Vatikan II. Pembahasan juga menyangkut beberapa pandangan lain yang mengatakan bahwa KBG adalah produk dari Teologi Pembebasan di Amerika Latin, pandangan lain bahwa KBG itu produk impor dari negara lain. Kebanyakan pada bagian pertama adalah diambil dari disertasi doktoralnya berkaitan dengan Perspektif Eklesiologis KBG di Filipina. KBG tidak hanya sekedar doa lingkungan Sharing-Injil, tidak pula hanya kegiatan atau program pastoral. Berdasarkan kerangka eklesiologis ini seseorang dapat menghargai dan mengerti mengapa KBG dianggap sebagai cara baru hidup meng-Gereja dan cara hidup yang baru. Hal ini juga memberikan dasar untuk melihat evangelisasi baru, liturgi dan aksi sosial sebagai dimensi integral dari KBG. Artikel pada bagian ini banyak mengeksplorasi berbagai topik yang terkait dengan KBG: Firman Allah, Formasi Awam, Spiritualitas Hamba, Transformasi Sosial, Perubahan Iklim, Gereja Kaum Miskin, Dialog Kehidupan dan Iman Muslim-Kristen, Masalah dan Saran dalam Promosi dan Pembentukan KBG, Budaya KBG, Imamat, Formasi Seminari, Gerakan, Organisasi dan Asosiasi Awam.

Bagian kedua buku ini berisi artikel-artikel Pastor Amado di kolom Konferensi Waligereja Filipina  berjudul “Along the Way“. Ini adalah refleksi singkat di tengah kekhawatiran saat ini dalam kaitannya dengan KBG.

Untuk lebih jelasnya BerkatNews.com mendapat daftar isi di bagian bawah artikel ini.

Berkatnews.com menghaturkan limpah terimakasih kepada Pastor Amado L. Picardal, CSsR untuk kesediannya mengiriman informasi yang lengkap tentang buku tersebut.***

/de Maria numquam satis[costmust]


Table of Contents

Foreword

Prologue

A New Way of Being Church: Talks and Articles

BECs: A New Way of Being Church
BECs in the Philippines: Reception of Vatican II Ecclesiology
The Word of God and BECs
Lay Formation and the Spirituality of Stewardship in BECs
Spirituality of Stewardship in BECs
Ecclesiological Perspective of the Social Action Dimension of BECs
BECs as Agents of Social Transformation
Environmental Praxis of BECs
Climate Change: A Challenge to our Mission
Spirituality and the Church of the Poor
Muslim-Christian  Dialogue of Life and Faith: The Role of  BECs
National BEC Situationer
Promotion and Formation of BECs: Problems and Prescriptions

The Seven Pillars of BEC Culture

A New Way of Being Priest for a New Way of Being Church

BECs and Seminary Formation

Lay Organizations Movements and Associations vis-à-vis BECs

Journeying Towards a New Way of Being Church

Along the Way: Reflections on the Journey

Journeying Towards a Renewed Church
Vatican II: Continuing Reception
Active, Seasonal, Nominal Christians?
BEC: Creative Minorities
Internal and Ecclesial Communion
Laity and BECs
Integral Faith Formation
Called to be Saints
New Evangelization and BECs
New Evangelization & Formation of BECs
Prophetic Mission of the Church
Church’s Stance vis-a-vis Government
Interference in Politics?
Globalizing Western Culture
Protracted Peace Talks?
Peace Zones
Care for the Earth
Disaster Relief & Rehab: Role of BECs
Climate Ride

Environmental Advocacy of the Church

Pope Francis and the Church of the Poor
Papal Visit

Prayer and Meditation

Eucharist and Communion

Eucharist and Community

Eucharist and Hope

Eucharist and Family

Domestic Church

Martyrdom

BEC Policies and Sanctions

Compassionate Clergy
A New Way of Being Priest for a New Way of Being Church
Celibacy, Ministry and BECs


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.