Paus Fransiskus Beri Lampu Hijau untuk Membuka Proses Beatifikasi Pastor Jacques Hamel

BerkatNews.com. Masih jelas dalam ingatan kita, imam Jacques Hamel yang tewas dibunuh tentara ISIS ketika sedang merayakan Ekaristi di Gereja Paroki St. Etienne-du-Rouvray, Prancis.

Dilansir catholicnewsagency.com, Keuskupan Rouen Perancis telah resmi memulai penyelidikan dalam proses beatifikasi imam Prancis Jacques Hamel, setelah menerima catatan dari Paus Fransiskus yang membebaskan masa tunggu lima tahun sebagaimana proses penyelidikan umumnya.

Uskup Agung Rouen Dominique Lebrun membuat pengumuman setelah Misa 2 Oktober untuk membuka kembali gereja Saint-Étienne-du-Rouvray, tempat di mana Pastor Hamel dibunuh oleh tentara ISIS.

Biasanya ada masa tunggu lima tahun setelah kematian seseorang sebelum keuskupan dapat mulai penyelidikan resmi untuk beatifikasi. Meskipun membebaskan aturan ini tidak normal, contoh pembebasan lainnya yang diberikan di era modern ini adalah St. Teresa dari Kalkuta dan St. Yohanes Paulus II.

Dalam pernyataan 2 Oktober yang dirilis oleh Konferensi Waligereja Perancis, Uskup Agung Lebrun mendapat informasi dari Kongregasi Vatikan untuk Penggelaran Nama Kudus bahwa Paus Fransiskus “telah menghapus lima tahun masa tunggu yang biasanya diperlukan sebelum memulai penyelidikan resmi beatifikasi.”

Sebagai ungkapan terimakasih kepada Paus untuk “sikap yang luar biasa ini,” Uskup Agung Lebrun memutuskan untuk memulai proses pada hari ketika Paroki yang dipimpin Pastor Hamel itu kembali dibuka.

Untuk menandai pembukaan kembali Paroki yang dipimpin Pastor Hamel, yang telah ditutup sejak kematian berdarah 16 Juli lalu, Uskup Agung mengadakan Misa khusus yang dimulai dengan prosesi dari pastoran ke pintu depan gereja, lalu pintu Gereja dibuka kembali setelah ia memberikan beberapa pengantar singkat. Perayaan Liturgi dalam Misa ini semuanya difokuskan pada tema pengampunan, rekonsiliasi dan perdamaian.

Paus Fransiskus sebelumnya menyatakan keyakinannya bahwa Pastor Hamel adalah martir, dalam misa di Vatikan mengenang imam itu, 14 September yang lalu. Uskup Agung Lebrun, adik Pastor Hamel, dan sekitar 80 peziarah lainnya dari Rouen hadir. ***


de mariam numquam satis[costmust]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *