SSCC Propinsi Indonesia Mendapatkan Propinsial Baru

Kongregasi SSCC Propinsi Indonesia menyelenggarakan Kapitel bertempat di rumah retret Batam Oase Center (BOC), Tanjung Piayu-Batam, Rabu hingga Kamis, (20-28/1/16) lalu. Kapitel merupakan  sarana bagi kongregasi, untuk menghasilkan keputusan tertinggi  dalam menentukan arah dasar kongregasi tiga tahun ke depan. Kapitel juga menjadi kesempatan bagi para anggota SSCC untuk memilih propinsial dan dewannya yang baru.

Adapun peserta kapitel saat itu terdiri dari tujuh belas anggota, lima anggota adalah propinsial dan dewan lama, sepuluh anggota adalah peserta yang dipilih oleh anggota SSCC yang sudah berkaul kekal, dan dua oranglainnya adalah yang ditunjuk oleh propinsial dan dewan. Pertemuan ini juga dihadiri utusan pimpinan umum SSCC di Roma, oleh Pastor Felipe SSCC, dan Sr Anastasia SSCC sebagai utusan dari Suster SSCC.

Prioritas dalam Kapitel

Kapitel tahun ini memutuskan bahwa SSCC kembali ke khitah dasar untuk  memprioritaskan tiga hal, yaitu:kerasulan untuk kelompok marginal, hidup berkomunitas, dan  kesetiaan pada spiritualitas SSCC. Pelayanan kelompok marginal diwujudkan dengan memprioritaskan pelayanan di daerah terpencil, seperti kepulauan Mentawai Keuskupan Padang, dan daerah Laubaleng Keuskupan Agung Medan.

Orientasi hidup berkomunitas dilakukan dengan mengharuskan komunitas SS.CC minimal terdiri atas 3 anggota dan berusaha memberi kesaksian kepada umat, hidup komunitas yang rukun dan dilandasi oleh semangat pengampunan dan cinta kasih. Sedangkan kesetiaan pada spiritualitas SS.CC dilakukan dalam bentuk adorasi minimal 30 menit oleh setiap anggota, dan mendorong komunitas SS.CC mengembangkan devosi kepada Hati Kudus Yesus di tempat mereka berkarya.

Terpilih dalam kapitel itu Pastor Bonie Payong SSCC sebagai propinsial. Sebelumnya ia berkarya di paroki Regina Caeli Pantai Indah Kapuk Jakarta. Dalam masa kepemimpinannya, ia akan dibantu oleh dewan yang beranggotakan empat orang, yakni: Pst. Lambertus Enga Hurint, Pst. Martin Irawan, Pst. Thomas Sukotriraharjo,dan Pst. Budi Yunianto.

Kapitel ditutup dengan misa kudus dipimpin propinsial terpilih, Pastor Bonie Payong SSCC. Dalam homilinya, dia mengungkapkan bahwa tugas yang diemban sangat berat. Akan tetapi, ia percaya dengan bantuan rahmat Allah tugas itu akan dilaksanakan dengan baik. Ia mengajak segenap anggota SSCC bersatu hati untuk bekerja bersamanya. Dalam kesempatan itu, ia berjanji akan menggunakan sebagian besar waktunya untuk mengunjungi tiap komunitas SSCC. Ini dilakukan untuk memberi dukungan  kepada anggota SSCC yang terkadang mengalami banyak tantangan berat dalam pelayanan. (Romo Anto SSCC)

Arsip: BerkatNews, Januari 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.