Uskup Hila : Gereja tidak boleh menjadi Tua

Uskup Keuskupan Pangkalpinang bangga akan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki  Katedral Pangkalpinang. Hal itu diungkapkan  Mgr Hilarius Moa Nurak SVD, saat member i masukan kepada duaratusan OMK Katedral yang mengikuti kegiatan Seminar Sakramen Tobat di Gereja St Yoakim Pangkul (16/2/14).

“Kaum muda sebagai tunas-tunas Gereja, harus dijaga dan dibina, agar tetap menjadi bersih dan berpengharapan,” tegas Mgr Hila. “Sebab menurut saya, Gereja tidak boleh menjadi tua,” imbuhnya lagi.

Dan kepada OMK itu, Bishop of the Sea itu menampilkan Visi Keuskupan Pangkalpinang hasil Sinode II, sebagai arah bagi umat beriman di Keuskupan yang digembalakannya untuk bersaksi di komunitas basis masing-masing.

Kepada ratusan orang muda itu, Uskup tampak sebagai guru yang mengajar dengan perumpamaan dan cerita. Hanya intinya, Uskup memotivasi kaum muda itu untuk membuka diri, agar dijiwai oleh Allah Tritunggal Mahakudus.

“Kita harus masuk dan menyatu dengan ALLah Tritunggal, untuk bertumbuh dan berkembang. Kita hidup makan minum dari Allah Tritunggal Mahakudus, “ ungkap Mgr Hila.

Seminar yang diadakan di halaman Gereja St Yoakim itu, diawali dengan misa yang dipimpin oleh Uskup Mgr Hila dan didampingi oleh RD Philips Seran Pega dan RD Wens Pantaleon.

Selanjutnya, pakar Liturgi, RD Philips Seran Pega, menjadi narasumber utama dalam seminar Sakramen Tobat yang bertajuk “berdamai dengan Tuhan dan sesama itu.” Sedangkan Ketua Wilayah St Yoakim Pangkul, Fransiskus Xaverius Tony, berharap agar dengan seminar itu, saat Prapaskah nanti, semakin banyak umat yang mengaku dosa. (*)

Peliput : Fadli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.