Home GEREJAKeuskupan Pangkalpinang Keuskupan Pangkalpinang Jadi Tuan Rumah Kaderisasi Komisi Kerawam Regio Sumatra

Keuskupan Pangkalpinang Jadi Tuan Rumah Kaderisasi Komisi Kerawam Regio Sumatra

by Veronika Suci Handayani

Pangkalpinang, Berkatnews.com – Keuskupan Pangkalpinang menjadi tuan rumah pertemuan Komisi Kerasulan Awam (Kerawam) Regio Sumatra yang berlangsung pada 20–23 Oktober 2026 di Hotel Soll Marina. Kegiatan ini diikuti 50 peserta perwakilan dari berbagai keuskupan di Regio Sumatra untuk berbagi pengalaman kaderisasi, menyusun modul kaderisasi berjenjang, serta membentuk tim kaderisasi tingkat regio.

Pertemuan diawali dengan Perayaan Ekaristi pembukaan pada selasa (20/10) yang dipimpin Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko, OFM, bersama Uskup Keuskupan Agung Palembang sekaligus Ketua Komisi Kerawam KWI, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, serta para imam konselebran dari Regio Sumatra.

Ekaristi Pembuka Pertemuan Komisi Kerawam

Dihadiri beberapa pejabat dan umat

Dalam homilinya, Mgr. Adrianus mengajak Komisi Kerawam untuk peka terhadap perkembangan sosial dan politik, termasuk konflik yang terjadi di tengah masyarakat. Menurutnya, Gereja perlu hadir dengan sikap bijaksana dalam menanggapi persoalan yang dihadapi umat maupun masyarakat.

“Keutamaan itu waspada, harus berjaga-jaga, harus memberi tanggapan, harus dengan bijaksana menanggapi orang-orang yang datang yang mungkin juga sedang berkonflik, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Homili Mgr. Adrianus Sunarko, OFM

Ia mengatakan, tanggung jawab tersebut membuat Komisi Kerawam perlu menjalin perjumpaan dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk para politisi. Melalui pelayanan itu, Gereja diharapkan ikut membantu masyarakat memahami perkembangan situasi dan mengupayakan perdamaian.

“Kita berdoa agar Gereja Indonesia melalui Komisi Kerawam datang membantu kita semua untuk selalu waspada, berjaga-jaga, sehingga bisa selalu bijaksana terhadap perkembangan situasi dan dalam rangka mengupayakan perdamaian,” katanya.

Sebelum berkat penutup, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia, Johan. Ia menjelaskan bahwa pertemuan tingkat regio ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan kaderisasi yang sebelumnya telah dilaksanakan bagi kader-kader muda Komisi Kerawam.

Sambutan Ketua Panitia , Johan

“Kami sudah menyelenggarakan kegiatan kaderisasi awal itu untuk kader-kader yang disiapkan oleh Kerawam, anak-anak yang berusia 16–19 tahun. Puncaknya hari ini, yang diawali dengan Misa Pembukaan ini, yaitu Pertemuan Kerasulan Awam Regio Sumatra tahun 2026,” kata Johan.

Sementara itu, Mgr. Yohanes Harun Yuwono dalam sambutannya mengingatkan bahwa kaderisasi awam tidak hanya berfokus pada politik dan kehidupan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, kaderisasi perlu mencakup berbagai bidang kehidupan, termasuk olahraga, seni, dan budaya.

Ketua Komisi Kerawam KWI, Mgr. Yohanes Harun Yuwono

“Kaderisasi bagi saya bukan hanya terkait dengan dunia politik dan kehidupan sosial kemasyarakatan, tetapi terhadap semua sektor kehidupan,” ujarnya.

Ia berharap generasi muda Katolik dapat mengambil peran di berbagai bidang serta memberikan kontribusi bagi Gereja dan bangsa.

“Marilah kita temukan generasi muda kita untuk bisa mengharumkan baik nama Gereja maupun nama bangsa, itulah kaderisasi,” pesannya.

Foto bersama Uskup & para petugas liturgi

Sesi pertama bersama RD. Yohanes Jeharut dan Nicky Fahrizal.

Pertemuan ini dilanjutkan dengan sejumlah sesi pembekalan dan diskusi. Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi “Dinamika Politik Indonesia Terkini dan Tantangan Demokrasi ke Depan” yang dibawakan RD. Yohanes Jeharut dan Nicky Fahrizal

Hari berikutnya, pembahasan mencakup dinamika Kerawam KWI dan Regio Sumatra, kaderisasi dan Nota Pastoral 2026, serta pengalaman pelaksanaan kaderisasi di masing-masing keuskupan. Materi juga meliputi pendalaman modul kaderisasi tingkat madya dan utama, perumusan rekomendasi pelaksanaan kaderisasi dasar di tingkat regio, serta pembentukan tim kaderisasi Regio Sumatra.

Rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan diskusi kelompok, evaluasi, dan perumusan hasil akhir sebagai dasar pengembangan kaderisasi Komisi Kerawam di Regio Sumatra. Berdasarkan jadwal yang disampaikan panitia, kegiatan akan berakhir dalam Perayaan Ekaristi penutupan pada Kamis, 22 Oktober 2026, yang kembali dipimpin Mgr. Adrianus Sunarko, OFM, dan Mgr. Yohanes Harun Yuwono bersama para imam konselebran. (Vsh)

You may also like

Leave a Comment

hacked by rexom

hacked by rexom
phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi