Home Berita International Kardinal Parolin: Vatikan “tidak akan berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian Trump”

Kardinal Parolin: Vatikan “tidak akan berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian Trump”

Oleh: Walter Sánchez Silva-(Dikutip dari EWTN News, 17 Februari 2026)

by Veronika Suci Handayani

Pietro Parolin, Sekretaris Negara Vatikan, mengumumkan pada 17 Februari bahwa Takhta Suci “tidak akan berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian,” sebuah inisiatif yang dipromosikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menangani berbagai konflik di dunia, termasuk konflik di Gaza.

Takhta Suci “tidak akan berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian karena sifatnya yang khusus, yang jelas berbeda dari negara-negara lain,” ujar Parolin kepada para wartawan setelah pertemuan di Roma dengan Pemerintah Italia di Palazzo Borromeo, dalam rangka peringatan Pakta Lateran tahun 1929 yang mengakui kedaulatan Negara Kota Vatikan.

Ketika ditanya mengenai partisipasi Italia sebagai pengamat dalam Dewan Perdamaian tersebut, Parolin menyatakan: “Ada beberapa poin yang menimbulkan kebingungan. Ada sejumlah persoalan kritis yang perlu dijelaskan.”

“Yang penting adalah ada upaya untuk memberikan jawaban. Namun bagi kami, ada beberapa isu mendasar yang perlu diselesaikan,” tambahnya, seraya menekankan bahwa “salah satu keprihatinan adalah bahwa di tingkat internasional, terutama United Nations yang seharusnya menangani situasi-situasi krisis ini. Ini adalah salah satu poin yang kami tekankan.”

Gedung Putih: “Keputusan yang disayangkan”

Menanggapi keputusan Vatikan untuk tidak bergabung dalam Dewan Perdamaian, Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyebut keputusan tersebut sebagai “sangat disayangkan.”

“Ini adalah organisasi yang sah dengan puluhan negara anggota dari seluruh dunia,” kata Leavitt mengenai inisiatif tersebut, yang menurutnya bertujuan mengawasi “rekonstruksi sebuah wilayah [Gaza] yang telah terlalu lama dilanda kekerasan, pertumpahan darah, dan kemiskinan.”

Pada 21 Januari, Parolin sebelumnya menyatakan kepada wartawan bahwa Vatikan masih mengevaluasi apakah akan berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian Trump—sebuah pertanyaan yang kini telah diputuskan.

Dewan Perdamaian yang digagas Trump bertujuan menangani konflik global, dengan fokus khusus pada Jalur Gaza, sebagai badan independen terpisah dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Lebih dari 25 negara telah mengumumkan partisipasi mereka, termasuk Argentina, El Salvador, Paraguay, Belarus, Bulgaria, Uni Emirat Arab, Hungaria, Mesir, dan Maroko.

Parolin juga berbicara pada 17 Februari mengenai perang di Ukraina, dengan mengatakan bahwa “ada pesimisme yang besar,” karena “tampaknya tidak ada pihak yang membuat kemajuan nyata menuju perdamaian, dan sungguh tragis bahwa setelah empat tahun kita masih berada pada titik ini.” (martin da silva, pr)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi