Home Berita Nasional Hari Pernikahan Sedunia, Pasutri Kembali Ucapkan Janji Pernikahan dan Diingatkan Tetap Bersinar di Rumah

Hari Pernikahan Sedunia, Pasutri Kembali Ucapkan Janji Pernikahan dan Diingatkan Tetap Bersinar di Rumah

by Veronika Suci Handayani

Pangkalpinang, Berkatnews.com — Gereja Katolik kembali mengingatkan makna mendalam sakramen perkawinan melalui perayaan Hari Pernikahan Sedunia yang digelar pada Minggu kedua bulan Februari. Di Keuskupan Pangkalpinang, peringatan ini dirayakan serentak di setiap paroki, termasuk di Paroki Santa Bernadeth Pangkalpinang pada Minggu (8/2/2026).

Hari Pernikahan Sedunia atau World Marriage Day menjadi momen tahunan bagi Gereja untuk menghormati kesetiaan dan pengorbanan pasangan suami istri. Melalui perayaan ini, Gereja mengajak keluarga-keluarga Katolik meneguhkan kembali komitmen pernikahan sekaligus memberi teladan bagi generasi muda dalam membangun relasi yang berlandaskan cinta dan kesetiaan.

Pasangan suami menjadi petugas liturgi di Hari Pernikahan Sedunia

Dalam perayaan Ekaristi tersebut, umat hadir bersama keluarga dan pasangan masing-masing. Misa dipimpin oleh Romo Yosef Setiawan , Pastor Paroki Santa Bernadeth. Keterlibatan pasangan suami istri juga terlihat dalam tugas-tugas liturgi, mulai dari lektor, pembawa persembahan, hingga petugas pengumuman, sebagai simbol peran keluarga dalam kehidupan menggereja.

Perayaan ini secara khusus mengajak umat yang telah menikah untuk merayakan kembali cinta sejati yang pernah diikrarkan, sekaligus menyiapkan hati untuk memperbaharui janji perkawinan yang telah diucapkan di hadapan Tuhan.

Romo Yosef sampaikan pesan “tetap menjadi terang dirumah ,jangan redup”

Dalam homilinya, Romo Yosef Setiawan menegaskan dua dimensi penting yang perlu dihidupi dalam keluarga, yakni menjadi terang dan menjadi garam. Terang, menurutnya, selalu terlihat dan menyinari kegelapan, sementara garam tidak tampak, tetapi kehadirannya memberi rasa karena membaur.

Ia mengingatkan bahwa keluarga perlu bijaksana menempatkan diri. Ada saatnya bersinar dan dikenal, ada pula saatnya hadir secara sederhana namun tetap memberi warna. Romo Yosef juga menekankan agar pasangan suami istri tidak hanya bersinar di luar rumah, tetapi juga menjaga agar terang itu tetap hidup di tengah keluarga.

Pembaruan jani pernikahan pasutri dan berkat dengan percikan air suci

“Boleh bersinar di luar, kebaikan diketahui banyak orang. Tapi jangan sampai redup di rumah,” pesannya kepada umat.

Usai homili, perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan mengucapkan janji pernikaha. Seluruh pasangan suami istri berdiri bersama, mengucapkan kembali komitmen yang pernah mereka ikrarkan sebagai tanda kesetiaan dan kesungguhan untuk terus berjalan bersama dalam kasih.

Setelah pembaruan janji, Romo Yosef memberikan berkat kepada seluruh pasangan suami istri dengan percikan air suci sebagai tanda penguatan dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan rumah tangga mereka. (Vsh)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi