Home GEREJA Panggilan Itu Datang dan Menyapa Toboali

Panggilan Itu Datang dan Menyapa Toboali

by Veronika Suci Handayani

Toboali, BerkatNews.com – Tanggal 21–22 Februari 2026 menjadi akhir pekan yang berbeda bagi umat di Paroki St Maria Assumpta Toboali. Paroki tercinta ini kedatangan tamu istimewa dari Seminari Mario John Boen dalam rangka safari promosi panggilan, sebuah kunjungan yang bukan sekadar singgah, tetapi menghadirkan sapaan Tuhan yang nyata di tengah umat.

Kehadiran romo rektor, Romo Greg, bersama seorang diakon dan sekitar 20 seminaris membawa dua misi penting: memperkenalkan kehidupan panggilan kepada kaum muda, sekaligus mengajak umat ambil bagian dalam penggalangan dana demi mendukung perbaikan fasilitas seminari. Sebuah langkah kecil yang berdampak besar bagi masa depan Gereja.

Penyambutan kedatangan Seminari Menengah Mario John Boen

Safari dimulai Sabtu sore dalam suasana penuh antusias. Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Toboali telah bersiap menyambut para tamu dengan hangat. Pengalungan selendang menjadi simbol penerimaan dan persaudaraan, diiringi tarian serta jabat tangan yang langsung mencairkan suasana. Senyum, tawa, dan rasa bangga terlihat jelas di wajah para peserta.

Meski tidak terlibat dalam prosesi penyambutan, OMK dari Stasi Kampung Baru, Air Semut, dan Batu Betumpang tetap hadir dan setia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Kebersamaan lintas stasi ini semakin memperkaya suasana persaudaraan.

Malam harinya menjadi panggung kreativitas dan keakraban. Para seminaris menampilkan pentas seni yang segar dan menghibur, menunjukkan bahwa hidup panggilan tidak menghilangkan keceriaan dan bakat yang dimiliki. OMK Toboali dan OMK Kampung Baru pun tak kalah semangat menampilkan kreativitas mereka. Gelak tawa pecah saat games dimulai, batas antara tamu dan tuan rumah pun seakan hilang, berganti dengan rasa kekeluargaan.

Keseruan para seminari bersama OMK Toboali

Minggu pagi menghadirkan pengalaman yang lebih hening namun mendalam. OMK diajak “mencicipi” kehidupan seminari melalui doa pagi bersama. Dalam suasana sederhana dan khusyuk, peserta merasakan bagaimana hari seorang seminaris selalu dimulai dari relasi yang intim dengan Tuhan. Dari sanalah kekuatan pelayanan bertumbuh.

Kegiatan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi bersama seluruh umat paroki. Setelah misa, sesi promosi panggilan digelar melalui pemutaran video profil seminari yang memberikan gambaran lebih dekat tentang kehidupan, proses pembinaan, serta dinamika panggilan. Sharing kelompok kemudian menjadi ruang refleksi yang jujur dan menyentuh — tentang mimpi, keraguan, keberanian, dan kemungkinan untuk berkata “ya” pada panggilan Tuhan.

Sebagai penutup, seluruh peserta larut dalam tarian gawi bersama. Gerakan yang kompak dan penuh sukacita itu menjadi simbol bahwa perjumpaan ini bukan sekadar acara dua hari, melainkan pengalaman iman yang menguatkan dan menyatukan.

Panggilan itu datang dan menyapa Toboali.

Dan siapa tahu, dari perjumpaan sederhana ini, akan lahir jawaban-jawaban besar bagi Gereja di masa depan. (Tri)

 

By: Lusiana Trisnawati

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi