Pangkalpinang, Berkatnews.com – Perayaan Paskah pertama Paroki Santo Paulus Kampung Jeruk diisi dengan cara berbeda. Pada Minggu (5/4/2026), umat dari empat wilayah paroki yaitu Wilayah Hati Kudus Yesus, Santo Petrus, Santo Yoakim, dan Santa Theresia Kalkuta bersama-sama membersihkan Pantai Pan Semujur .
Rangkaian kegiatan diawali dengan perayaan Paskah di gereja wilayah masing-masing, dilanjutkan tradisi mencari telur Paskah. Setelah itu, umat berbondong-bondong menuju Pantai Pan Semujur. Kebersamaan semakin terasa saat seluruh umat makan siang bersama pukul 12.00 WIB dengan sistem nganggung, sebelum dilanjutkan rekreasi bersama sembari menunggu waktu untuk kegiatan membersihkan pantai.

Aksi paskah
umat paroki kampung jeruk membersihan pantai
Sekitar pukul 14.00 WIB, umat mulai memungut sampah di sepanjang pantai. Aksi ini menjadi bagian nyata dari perayaan Paskah sekaligus pelaksanaan arah pastoral Keuskupan Pangkalpinang, yakni merawat rumah bersama.
Pastor Paroki Santo Paulus Kampung Jeruk, Romo Stanislaus Bani menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang sebagai perayaan Paskah perdana paroki.
“Sebagai paroki baru, kami merancang kegiatan setelah perayaan Paskah untuk merajut kebersamaan umat. Semua umat boleh merasakan kegembiraan dan sukacita Paskah. Paskah memberi harapan baru, warna baru dalam hidup, dan perubahan yang diharapkan bisa terjadi dalam diri umat,” ujarnya.

Kebersamaan umat di Pantai Pan Semujur
Romo Stanis menambahkan, tema Paskah tahun ini diwujudkan secara konkret melalui aksi bersih pantai.
“Merawat rumah bersama kami wujudkan dengan membersihkan sampah plastik di Pantai Pan Semujur. Syukurlah, banyak umat terlibat. Ini awal yang baik dan kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi program berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya,” lanjutnya.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia Paskah, Nazarius Sukisman. Menurutnya, kegiatan bersih pantai menjadi bentuk nyata penghayatan tema Paskah.
“Kami dari panitia Paskah melihat antusias umat Paroki Santo Paulus Kampung Jeruk cukup baik. Untuk sementara ini berjalan dengan baik dan ke depan masih bisa ditingkatkan dikarenakan sangat lumayan antusias dari teman – teman di Paroki ” katanya.
Perayaan Paskah perdana ini pun menjadi penanda awal perjalanan Paroki Santo Paulus Kampung Jeruk sebagai Paroki baru. Menghidupi iman Paskah tidak hanya dalam liturgi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kebersamaan umat. (prado/vsh)
