Home #Pekan Suci Selamat Paskah, Semoga Kita Sungguh Merayakan Paskah

Belinyu, BerkatNews.com – Suasana khidmat sekaligus penuh sukacita menyelimuti Perayaan Ekaristi Sabtu Vigili Paskah di Paroki Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda, Belinyu, Sabtu, 4 April 2026. Ratusan umat tampak memadati bagian dalam hingga halaman gereja untuk mengikuti perayaan yang menjadi puncak masa Prapaskah tersebut.

“Selamat Paskah, semoga kita benar-benar merayakan Paskah,” ungkap Pastor Wendilinus Pantaleon sesaat sebelum menutup perayaan, mengajak umat tidak hanya merayakan secara seremonial, tetapi juga menghayatinya dalam kehidupan sehari-hari.

Perayaan Sabtu Vigili diawali dengan Upacara Cahaya yang dilangsungkan di depan ruang makan RPU. Dalam suasana gelap, Pastor Wendilinus menyalakan Lilin Paskah sebagai lambang Kristus yang bangkit dan menjadi terang dunia. Lilin tersebut kemudian dibawa masuk ke dalam gereja, diikuti oleh umat yang menyalakan lilin mereka dari nyala Lilin Paskah, menciptakan suasana yang penuh makna dan simbol iman.

Pastor Wens Memberkati Air Suci Baru

Perayaan dilanjutkan dengan Liturgi Sabda yang mengajak umat merenungkan karya keselamatan Allah sepanjang sejarah, mulai dari kisah penciptaan, penyeberangan Laut Merah, hingga warta keselamatan yang mencapai puncaknya dalam kebangkitan Kristus. Bacaan Epistola dan Injil tentang Kebangkitan Tuhan menjadi pusat permenungan umat malam itu.

Dalam homilinya, Pastor Wendilinus membacakan Surat Gembala dari Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Adrianus Sunarko, OFM. Surat tersebut menekankan bahwa kebangkitan Kristus harus menjadi dasar hidup baru bagi umat beriman. Secara khusus, umat diajak untuk ikut ambil bagian dalam merawat “rumah bersama”, yakni lingkungan hidup. Kristus yang bangkit tidak hanya membawa keselamatan bagi manusia, tetapi juga memanggil manusia untuk menjaga ciptaan.

Suasana Umat Memadati Dalam dan Luar Gedung Gereja Paroki Belinyu

Setelah homili, perayaan dilanjutkan dengan pemberkatan air suci baru. Dalam ritus ini, umat diajak memperbaharui janji baptis sebagai tanda kesetiaan iman. Pastor Wendilinus kemudian memerciki umat dengan air suci yang telah diberkati, sebagai lambang pembaruan hidup dalam Kristus yang bangkit.

Perayaan Vigili Paskah ini menjadi momen yang mendalam bagi umat untuk kembali menyadari makna iman akan kebangkitan. Melalui simbol-simbol liturgi yang kaya dan penuh arti, umat diajak untuk tidak hanya mengenang, tetapi sungguh mengalami kehadiran Kristus yang hidup.

Pastor Wens Berfoto Bersama Para Petugas Liturgi Sabtu Vigili

Menutup perayaan, umat meninggalkan gereja dengan hati yang dipenuhi harapan baru. Semangat Paskah diharapkan tidak berhenti pada perayaan liturgi semata, tetapi terus diwujudkan dalam tindakan nyata, yakni membawa terang, menjaga ciptaan, dan menjadi saksi kasih Kristus di tengah kehidupan sehari-hari.

Foto: Dok. KOMSOS Paroki Belinyu

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi