Belinyu, BerkatNews.com – Sukacita Hari Raya Penampakan Tuhan terus bergema melalui Kegiatan 3 Raja Anak Misioner Paroki Belinyu yang dilaksanakan pada Minggu, 4 Januari 2026, usai Perayaan Ekaristi di Gereja Paroki Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda Belinyu.
Puluhan anak Bina Iman Anak dan Remaja (BIAR) Paroki Belinyu yang terlibat dibagi ke dalam belasan kelompok untuk mengunjungi berbagai Komunitas Basis Gerejani (KBG) yang tersebar di wilayah Paroki Belinyu. Dengan penuh semangat, anak-anak mengenakan atribut khas Tiga Raja dan berangkat dari gereja menuju rumah-rumah umat untuk menghadirkan sukacita kelahiran Kristus.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kebahagiaan dan semangat kebersamaan. Tidak hanya anak-anak yang berperan aktif, para orang tua pun turut ambil bagian secara nyata dengan mendampingi serta menghantar anak-anak ke setiap rumah yang dikunjungi. Kehadiran orang tua ini menjadi cerminan semangat sinodalitas, di mana Gereja berjalan bersama dalam kebersamaan iman, perutusan, dan pelayanan.

ANAK BIAR Paroki Belinyu Kunjungi Rumah Umat Bawa Kabar Sukacita
Sukacita yang sama juga dirasakan oleh keluarga-keluarga yang dikunjungi. Kehadiran anak-anak 3 Raja bukan sekadar membawa simbol dan lagu, tetapi menghadirkan kehangatan, doa, serta rasa persaudaraan sebagai satu keluarga besar dalam Kristus.
Salah satu umat yang dikunjungi mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sangat bersukacita menerima kunjungan anak-anak 3 Raja. Kehadiran mereka sungguh menguatkan iman kami dan menghadirkan suasana Natal yang hangat di dalam keluarga. Kami merasa diingatkan kembali bahwa Kristus hadir di tengah kehidupan kami sehari-hari,” ungkapnya dengan penuh haru.
Sementara itu, Suster Beatrix, selaku Koordinator BIAR Paroki Belinyu, menjelaskan bahwa stiker yang dibawa oleh anak-anak misioner bertuliskan “Christus Mansionem Benedicate – 20 + C + M + B + 26”, yang berarti “Semoga Tuhan memberkati rumah ini”. Menurutnya, stiker tersebut menjadi tanda doa dan berkat bagi setiap keluarga yang dikunjungi.
Ia berharap kehadiran anak-anak misioner sungguh menjadi berkat dan sumber sukacita bagi keluarga-keluarga yang menerima kunjungan. Lebih lanjut, Suster Beatrix mengungkapkan harapannya agar kehadiran anak-anak misioner di tengah keluarga mampu menyentuh hati, sehingga keluarga-keluarga yang dikunjungi dapat mengalami Kristus yang lahir dan hadir secara nyata dalam kehidupan keluarga mereka.

Kunjungi Rumah Umat, ANAK BIAR Paroki Belinyu Laksanakan Kegiatan 3 Raja
Dengan demikian, keluarga diharapkan semakin menyadari panggilannya untuk menjadi sumber berkat dan sumber sukacita bagi sesama. Suster Beatrix juga menegaskan bahwa persembahan yang diberikan oleh umat hendaknya dimaknai sebagai simbol emas, kemenyan, dan mur, sehingga umat diajak untuk menghayati hidup sebagai imam, nabi, dan raja dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.
Melalui kegiatan 3 Raja Anak Misioner ini, Paroki Belinyu kembali menegaskan peran penting anak-anak dan keluarga dalam hidup menggereja. Sukacita yang dibagikan, kebersamaan yang terjalin, serta semangat sinodalitas yang nyata menjadi tanda bahwa Gereja terus hidup, bergerak, dan mewartakan Kristus di tengah masyarakat, mulai dari keluarga-keluarga kecil hingga seluruh umat Paroki.
Kontributor/Foto: KOMSOS Paroki Belinyu

