OMK PAROKI MBPA MENYAMBUT SALIB IYD KEVIKEPAN KEPRI

Paroki MBPA BerkatNews.com. Hari orang muda adalah perayan iman Katolik bagi Orang Muda, yang menjadi kesempatan kaum Muda untuk merefleksikan Iman Katolik serta merayakan dengan sukacita. Sebagai sarana pewartaan, IYD 2016 bertujuan membawa OMK pada Kristus dengan cara yang khas OMK serta menggairahkan kehidupan Gereja. IYD juga menjadi sarana untuk membangun komunio antar sesama OMK se-Indonesia juga menjadi media untuk sharing pengalaman akan keberadaan dan perjuangan hidup sesama OMK dari masing-masing Keuskupan serta membangun rasa solidaritas antar sesama OMK dalam satu cita rasa Indonesia. Pada akhirnya IYD dapat pula menjadi sarana untuk membekali dan mendorong OMK menjadi pewarta yang penuh sukacita dalam masyarakat yang majemuk, membangun semangat toleransi dan kerukunan ditengah masyarakat Indonesia yang pluralistik.

Sebelum menuju keacara puncak IYD, Keuskupan-keuskupan di Indonesia mengadakan acara Pra IYD dengan aneka kegiatan devosional maupun aksidental yang bertujuan untuk membangun komunio diantara sesama kaum muda di Paroki-paroki.

Bersempena dengan itu, Keuskupan Pangkalpinang pun tidak ketinggalan dalam mengadakan kegiatan pra IYD ini. Dalam agenda kegiatan yang dibuat oleh Panitia Keuskupan, terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan oleh OMK se-Keuskupan Pangkalpinang antara lain : Perarakan salib IYD yang dibagi dalam dua  kevikepan yakni Kevikepan Bangka-Belitung dan Kevikepan Kepri, ada kegiatan Novena IYD, serta penggalangan dana yang diadakan baik secara parokial maupun kevikepan.

Pantauan Kontributor BerkatNews.com pada acara perarakan salib IYD Kevikepan Kepri di Gereja Paroki Maria Bunda Pembantu Abadi, berjalan cukup meriah. Acara yang dikemas dalam nuansa khas OMK ini berawal dari perarakan salib IYD dari Paroki Kerahiman Ilahi-Tiban yang diikuti dengan rombongan OMK Paroki Kerahiman Ilahi-Tiban dan diterima dengan tarian gempita dipelataran Gereja Paroki Maria Bunda Pembantu Abadi. OMK Paroki Kerahiman Ilahi-Tiban, mengarak salib IYD dengan tarian Cakalele dan iringan musik tradisional “Gong Waning” serta disambut dengan tarian Tor-tor khas daerah Sumatera Utara dari OMK tuan rumah Paroki MBPA.

Malam sebelumnya (Sabtu, 16 Juli 2016) setelah reservasi bagi OMK yang datang dari dua Paroki luar Batam, yakni OMK Paroki Hati Santa Maria Tak Bernoda dan Santo Yoseph-Tanjung Balai yang menginap di Aula Paroki dan Pastoran Griya Pratama, dilanjutkan dengan malam keakraban yang dikemas sederhana untuk membangun komunio diantara sesama OMK se-Kevikepan Kepri.

Alex Waton, wakil ketua Panitia IYD Kevikepan Kepri menuturkan bahwa Paroki MBPA menjadi Paroki terakhir dalam perziarahan salib IYD Kevikepan Kepri ini. Sebagai Paroki terakhir, salib IYD Kevikepan Kepri akan ditahktakan selama dua setengah bulan di Paroki ini. Selama Salib IYD berada di paroki MBPA, ada beberapa agenda yang dibuat guna membangun spiritualitas iman OMK diparoki MBPA antara lain mengadakan Misa bersama sebagai ungkapan Keberpusatan Pada Kristus dengan dihadiri utusan OMK se-Kevikepan Kepri yang disatukan pada hari minggu, 17 Juli 2016. Setelah perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan penggalangan dana sebagai wujud solidaritas umat utuk mendukung keberangkatan perwakilan OMK ke kegiatan IYD yang akan berlangsung di Manado oktober mendatang. Lebih lanjut Pemuda asal Lembata ini menjelaskan bahwa khusus OMK Paroki MBPA, akan ada jadwal khusus untuk perarakan salib IYD Kevikepan Kepri ini mengunjungi kapel-kapel seputar Paroki MBPA dan diadakan tuguran bersama umat KBG yang secara bergilir yang diatur sesuai jadwal yang ditetapkan koordinator wilayah masing-masing.

Ditemukan ditempat terpisah, Saudara Nolfus Baha, salah satu OMK Paroki MBPA menggambarkan tentang latar belakang perarakan salib IYD dengan mengambil tema Sosialisasi Salib IYD, Jalan Menuju Kebangkitan OMK Paroki MBPA. Bagi Nolfus, perarakan dan kunjungan salib IYD merupakan rangkaian kegiatan yang dikemas untuk menyambut pertemuan akbar Orang Muda Katolik se-Indonesia (Indonesia Youth Day) yang akan berlangsung di Manado, tanggal, 01 – 06 Juli 2016. Lewat perarakan salib IYD yang dibuat oleh hampir semua Keuskupan di Indonesia ini, OMK dibantu untuk membekali diri dengan spiritualitas martyria, yakni penghayatan rohani yang melahirkan semangat dan kesediaan untuk berkorban, melayani tanpa pamrih dan untuk mewartakan kabar sukacita dengan memberikan kesaksian iman ditengah masyarakat. Dengan pemahaman iman yang baik dan matang,  OMK akan berkembang kepada kedewasaan dalam cara berpikir, merasa, melihat dan bertindak. Maka dari itu moment IYD menjadi jalan menuju kebangkitan OMK Paroki MBPA menuju habitus baru yang berlandaskan Visi-misi Keuskupan Pangkalpinang.

Alex Waton dan Nolfus Baha sepakat bahwa semoga dengan kunjungan salib IYD di Paroki ini mampu membangkitkan semangat OMK Paroki MBPA untuk terus menerus mendekatkan diri dan mengarahkan seluruh hidupnya kepada Yesus, membangun relasi yang erat antar sesama kaum muda, dan terlibat dalam misi perutusan Kristus ditengah-tengah KBG, dan Paroki sebagaimana semboyan IYD yang menggelora tahun ini yakni “Kristus di dadaku, Injil di Hidupku”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *