Dabo Singkep, Berkatnews.com —Perayaan ulang tahun ke-50 Gereja Katolik Stasi Santo Paulus, Dabo Singkep, menjadi momen istimewa bagi umat Paroki Santo Carolus Boromeus (CB) Ujung Beting. Di tengah sukacita pesta pelindung stasi, Tim PIPA Paroki Santo CB Ujung Beting periode 2026–2029 resmi dilantik dalam Perayaan Ekaristi pada Minggu, (25/01/2026)
Ekaristi sekaligus pelantikan ini dipimpin oleh Vikar Episkopal Kevikepan Kepulauan Riau, RD. F. Indrajati Hendri Santoso, bersama Pastor Paroki Santo CB Ujung Beting, RD. Yohan Deona, dan Pastor Vikaris, RD. Simplisius Lowa.
Dalam suasana khidmat, para pengurus yang dilantik mengungkapkan janji kesediaan untuk menerima dan menjalankan tugas pelayanan yang dipercayakan Gereja. Sekitar 30 orang resmi dilantik sebagai pengurus baru untuk periode 2026–2029.
Sebelum pelantikan, seluruh proses pembentukan struktur dan organ paroki telah diawali dengan rekoleksi dan pembekalan pada Sabtu, (24/01/2026). Rekoleksi ini dipandu langsung oleh Romo Vikep Kepulauan Riau, RD. Fransiskus Indrajati, bersama tim yang terdiri dari Sr. Tiar, SSCC, dan Saudara Ramlan.

Proses pembekalan sebelum pelantikan Tim PIPA
Dalam pembekalan tersebut, Romo Vikep mengajak para pengurus untuk berjalan dan bekerja bersama dalam melaksanakan Visi dan Misi Keuskupan Pangkalpinang. Ia juga menekankan pentingnya perhatian pada Fokus Pastoral Keuskupan tahun 2026, yakni bertanggung jawab bersama dalam melaksanakan misi untuk merawat rumah bersama.
Pesan yang sama ditegaskan kembali dalam homili Perayaan Ekaristi. Romo Vikep mengajak para pengurus di ajak untuk bekerja dengan hati, tekun dan setia menjalankan tugas yg dipercayakan oleh Gereja, bahwa semua yang di lakukan itu adalah demi kemuliaan Allah, Ad Maiorem Dei Gloriam.
“Bekerjalah untuk Tuhan dan bukan untuk manusia,” kata Romo Vikep dalam homilinya.
Pelantikan ini merupakan puncak dari proses panjang yang telah dimulai sejak September 2025. Saat itu, Tim PIPA Paroki periode sebelumnya turun ke setiap wilayah untuk melakukan sosialisasi terkait pemilihan pengurus wilayah dan KBG untuk masa bakti 2026–2029. Proses pemilihan berlangsung hingga Oktober, sebelum nama-nama pengurus terpilih diserahkan ke paroki.
Pada bulan November, dilanjutkan dengan pembentukan Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan PIPA Paroki.
Saat dihubungi tim Berkatnews melalui pesan WhatsApp, Pastor Paroki Santo CB Ujung Beting, RD. Yohan Deona, menyampaikan bahwa keberadaan struktur dan organ paroki sangat membantu pelayanan pastoral.
“Dengan adanya PIPA Paroki, pelaksanaan prioritas tahunan karya pastoral Keuskupan yang ditetapkan oleh PIPA Keuskupan dapat dijalankan di paroki. PIPA juga mengoordinir karya pastoral, memberdayakan KBG, sekaligus memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan karya pastoral di wilayah,” ungkapnya.
Paroki Santo CB Ujung Beting sendiri dikenal sebagai satu-satunya paroki di Keuskupan Pangkalpinang dengan wilayah reksa pastoral yang sangat luas. Paroki ini mencakup 11 pulau dan hanya dilayani oleh dua orang imam.
Sementara itu, Pastor Vikaris Paroki, Romo Simplisius Lowa, menyampaikan bahwa tidak semua pengurus dari seluruh wilayah dapat hadir dalam pelantikan.
“Pelantikan hari ini tidak dihadiri semua pengurus dari setiap wilayah. Ada tiga wilayah yang tidak bisa hadir karena cuaca laut yang tidak bersahabat,” ujarnya saat diwawancarai melalui pesan WhatsApp, Minggu siang (26/1).
Romo Yohan Deona juga menambahkan dalam pesan whatsapp yang dikirimkan, pesan dan harapannya kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia mengajak seluruh pengurus untuk tetap semangat dan rendah hati dalam menjalankan tugas pelayanan di wilayah dan KBG.
“Harapan saya, para pengurus setia dan tekun melayani meskipun banyak tantangan dan kesulitan. Tetap berjalan bersama pastor dan umat untuk mewujudkan karya pastoral di Paroki Ujung Beting,” tutupnya. (vsh)
Kontributor : Romo Yohan (Pastor Paroki Ujung Beting) & Romo Simpli

