Home Keuskupan Pangkalpinang Di Hadapan Ribuan Umat, Uskup Adrianus Sampaikan Pesan Tentang Keluarga dan Harapan dalam Perayaan Natal Oikumene

Di Hadapan Ribuan Umat, Uskup Adrianus Sampaikan Pesan Tentang Keluarga dan Harapan dalam Perayaan Natal Oikumene

by Veronika Suci Handayani

Pangkalpinang, Berkatnews.com — Perayaan Natal Oikumene Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar di GOR Sahabudin, Rabu (14/1/2026), menjadi ruang refleksi iman sekaligus ajakan untuk menumbuhkan harapan di tengah berbagai persoalan keluarga. Di hadapan ribuan umat Kristiani, Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko, OFM, menyampaikan pesan Natal yang menyoroti kehadiran Allah dalam realitas hidup keluarga yang sederhana dan penuh tantangan.

Dalam sambutannya, Uskup Adrianus mengajak umat untuk kembali memaknai kelahiran Yesus bukan sebagai peristiwa yang jauh dari realitas manusia, melainkan hadir tepat di tengah situasi hidup yang rapuh dan sulit.

“Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga. Mungkin kita bertanya-tanya, bagaimana Allah yang hadir dalam Yesus, bayi yang sederhana itu bisa menyelamatkan keluarga,” ungkap Uskup Adrianus.

Ia mengisahkan kembali konteks kelahiran Yesus yang terjadi dalam kondisi serba terbatas. Yesus lahir dari keluarga sederhana yang harus menempuh perjalanan jauh ke Betlehem untuk keperluan pendaftaran pajak, tidak mendapatkan tempat penginapan, hingga harus mengungsi demi keselamatan.

“Firman masuk ke dalam dunia yang berantakan, tidak terlindung, lemah, dan rentan. Bayi Yesus yang baru lahir langsung terancam dibunuh,” lanjutnya, merujuk pada situasi zaman saat Yesus dilahirkan.

Menurut Uskup Adrianus, justru pengalaman lahir dan tumbuh dalam keluarga yang sederhana dan penuh tekanan itulah yang menjadi dasar kehadiran Allah sebagai penyelamat. Kehadiran Yesus menjadi tanda solidaritas Allah terhadap keluarga-keluarga yang bergumul dengan berbagai persoalan hidup.

“Kehadiran Tuhan di tengah keluarga yang sulit bisa menjadi sumber kekuatan yang memampukan keluarga-keluarga bertahan hingga dapat bangun,” katanya.

5000 Umat hadir dalam perayaan Natal Oikumene

Uskup Adrianus menilai pesan kelahiran Yesus sangat relevan dengan situasi keluarga masa kini yang menghadapi beragam krisis, mulai dari perpisahan dan perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, tekanan ekonomi, hingga persoalan sosial seperti judi online, pinjaman online, narkoba, individualisme, dan materialisme.

Ia mengajak keluarga-keluarga Kristiani untuk belajar dari Keluarga Kudus Nazaret yang sederhana namun setia mendengarkan dan mengutamakan kehendak Tuhan.

“Kiranya dengan perayaan Natal ini kita kembali mengalami kehadiran Allah. Biarlah rumah kita menjadi tempat di mana relasi dengan Allah dan sesama dipulihkan, harapan dinyalakan, kasih dikuatkan, dan iman diteguhkan,” ujarnya.

Lebih jauh, Uskup Adrianus mengingatkan bahwa kehadiran Allah tidak berhenti pada pengalaman pribadi, tetapi juga menggerakkan keluarga-keluarga untuk terlibat dalam karya keselamatan bagi sesama. Ia mencontohkan keterlibatan Maria dan Yusuf yang dengan ketaatan dan keberanian mengambil bagian dalam rencana Allah, meskipun harus melalui jalan yang tidak mudah.

“Keluarga yang taat kepada Allah dapat menjadi saluran kasih dan keselamatan bagi dunia,” katanya.

Menutup sambutannya, Uskup Adrianus mengajak umat untuk menumbuhkan kepedulian dan solidaritas, terutama bagi mereka yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana alam, kekerasan dalam rumah tangga, maupun berbagai beban hidup lainnya.

“Kita yakin bahwa keluarga yang baik dan bijak akan melahirkan masyarakat yang sehat, dan masyarakat yang sehat akan membuat bangsa dan negara kita semakin kuat,” tutupnya. (vsh)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi