Pontianak, Berkatnews.com — Setelah sepekan penuh refleksi, perjumpaan, dan pembelajaran, Pekan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII resmi berakhir di Pontianak. Kegiatan nasional yang mempertemukan pegiat komunikasi sosial Gereja Katolik dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi ruang bersama untuk meneguhkan arah komunikasi Gereja di tengah tantangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
PKSN XIII berlangsung selama satu minggu, sejak 26 hingga 31 Mei 2026, dan diikuti oleh pegiat media Gereja dari 18 keuskupan di Indonesia. Selama kegiatan, para peserta terlibat dalam berbagai sesi berbagi pengalaman, diskusi, dan refleksi bersama guna memperkuat tata kelola komunikasi Gereja yang semakin relevan dan bermartabat di era digital.

Rangkaian penutupan PKSN XIII dirayakan dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Santo Yosep Pontianak. Misa penutupan dipimpin oleh Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak, Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM Cap, bersama para imam konselebran, dalam suasana meriah.
Dalam homili dan pesan penutupnya, Mgr. Samuel Oton Sidin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PKSN XIII yang dinilai mampu memperkuat peran komunikasi sosial Gereja di tengah perkembangan teknologi yang kian pesat. Ia menegaskan bahwa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menyimpan peluang sekaligus tantangan yang perlu disikapi secara bijaksana.

Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM Cap
Menurutnya, para pegiat media Gereja dipanggil untuk tetap menempatkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai fondasi utama dalam setiap karya komunikasi, agar teknologi tidak menjauhkan manusia dari relasi yang otentik.
“Kiranya apa yang kita terima di sini telah menginspirasi kita semua. Kita hidupi dan praktikkan di paroki dan keuskupan masing-masing. Kalian telah mengalami perjumpaan meski singkat dengan umat di sini. Sekembalinya ke keuskupan masing-masing, sampaikan salam hangat saya kepada Uskup kalian,” ungkap Mgr. Samuel.
Selain Perayaan Ekaristi, rangkaian penutupan PKSN XIII juga diisi dengan seremoni serah terima penyelenggaraan. Pada malam penutupan, Sabtu (30/5/2026), Ketua Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak, Paulus Mashuri, secara resmi menyerahkan kembali mandat penyelenggaraan kepada Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yang diwakili oleh Sekretaris Komsos KWI, RD Petrus Noegroho Agoeng.
Selanjutnya, Komsos KWI menyerahkan estafet kepada Komisi Komsos Keuskupan Manado yang ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan PKSN XIV tahun 2027.

Penutupan kegiatn PKSN XIII ditandai dengan pukualn gong 3 kali
Penutupan kegiatan PKSN XIII ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM Cap sambil mengucap “Demi Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus”
Dengan berakhirnya PKSN XIII, para pegiat komunikasi sosial Gereja diharapkan membawa pulang serta komitmen bersama untuk menghadirkan komunikasi Gereja yang berakar pada iman, berpihak pada martabat manusia, dan bijak menyikapi kemajuan teknologi.(Vsh)
