Home BERITA RD Anton dan RD Pieters Pesta Perak Imamat, Uskup Berterimakasih Kepada Keluarga Kedua Imam

RD Anton dan RD Pieters Pesta Perak Imamat, Uskup Berterimakasih Kepada Keluarga Kedua Imam

by Stefan Kelen

Pangkalpinang, BERKATPAPIN—Dalam suassana sukacita imlek tahun ini, kedua imam diosesan Pangkalpinang, RD Antonius Moa Tolipung dan RD Pieters Patrisius Padiservus pun bersukacita. Pasalnya usia imamat Romo Anton Moa dan Romo Pieters memasuki usia pesta perak imamat.

Lantas, perayaan Ekaristi Syukur 25 tahun imamt kedua Romo yang memiliki reputasi pelayanan yang luar biasa itu, terjadi pada Senin 7 Februari 2022 di Gereja Katedral St Yosef Pangkalpinang.

Saat Uskup dan rombongan konselebran hendak berarak menuju altar

Perayaan Ekaristi ini dimeriahkan dengan tarian Gong Waning dan lagu-lagu liturgis yang bernuansa Flores. Perayaan itu memiliki kesan sacral dan agung karena dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Pangkalpinang Mgr Adrianus Sunarko, OFM.

Dalam kata-kata petuahnya sebelum berkat penutup, Mgr Adrianus secara khusus menyampaikan terimakasih pihak keluarga karena telah mempersembahkan kedua sosok tersebut untuk menjadi imam di Keuskupan Pangkalpinang.

“Terimakasih pertama saya tujukan kepada keluarga, baik keluarga Romo Pieters dan keluarga Romo Anton.  Terimakasih atas pemberian yang amat  berharga bagi Keuskupan Pangkalpinang, yakni Romo Anton dan Romo Pieters,” ungkap Uskup yang juga Profesor Teologi ini.

Kedua Imam Tidak Hanya Seperti Samson dan Salomo, Tetapi Seperti Zakheus Juga

Sedangkan kepada Romo Anton dan Romo Pieters, Bapak Uskup juga mempunyai beberapa pesan yang memiliki makna begitu indah dan luar biasa. Kepada kedua imam yang ditahbiskan di Nita, Flores, 2 Februari 2022 ini, Uskup berpesan agar memiliki kekuatan seperti Samson, dan kebjiksanaan seperti Salomo.

Selain itu Mgr Adrianus OFM juga mengharapkan agar kedua imamnya itu, memiliki keberanian dan keteguhan seperti Daud.

Lantas, Uskup kelahiran Merauke ini juga berpesan agar kedua imam itu, memiliki kesabaran dan ketekunan seperti Ayub. Tidak sampai di situ. Uskup yang terkenal dengan suka memuji imamnya dengan tangan jempol itu pun berharap agar Romo Pieters dan Romo Anton diaungerahi skill seperti Penginjil Lukas.

“Dan semoga dianugerahi ketahanan seperti Nabi Musa. Semoga kaki kalian berdua tetap kuat seperti kaki Musa, setelah 25 tahun imamat ini,” pesan Mgr Adrianus OFM.

Yang terakhir, Uskup berpesan agar kedua imam memiliki kesanggupan, kecapakan atau kemampuan seperti Zakheus.

Romo Anton dan Romo Pieters Beterimakasih dan Memuji Panitia

Uniknya kedua imam ini, tidak hanya sama dalam hari tahbisan, 2 Fberuari 1997 di Nita, Flores, tetapi juga sama-sama sekolah pada SMP Seminari Lela, Flores. Saat SMA Seminari, kedua berpisah. RD Anton Moa ke SMA Seminari St Yohanes Berkhemans Mataloko, Bajawa, sedangkan RD Pieters masuk ke SMA Seminari San Dominggo Hokeng, Larantuka.

suasana perayaan Ekaristi.

Sejak SMP kami berdua sama-sama. Kami dipisahkan sejenak di SMA. Kami berjumpa lagi sebagai calon imam Keuskupan Pangkalpinang, semoga Tuhan semakin besar dan kami semakin kecil dan Tuhan lah yang akan menyelesaikan itu semua.

Lantas dalam kesempatan kata sambutan, kedua jubilaris, Romo Anton dan Romo Pieters tidak hanya menyatakan syukurnya, tetapi lebih dari itu, kedua sahabat sejak masa SMP ini pun memuji Panitia Perayaan itu.

“Tanpa kehadiran bapak, ibu, saudara-saudari, kebahagian dan rasa syukur kami tentunya tidak terasa lengkap. Maka kami sungguh berterimakasih kepadamu semua, Bapak Uskup, para imam dan semuanya,” ungkap Romo Anton.

Dari mimbar kata sambutan, Romo Anton pun dengan suara lantang mengucapkan terimakasih yang mendalam kepada panitia perayaan itu. “Kami mengucapkan terimakasih sedalam-dalamnya kepada panitia yang telah bekerja keras mensukseskan perayaan ini dengan baik,” imbuh Romo yang telah dua puluh satu tahun menjadi dosen Teologi Moral di STFT St Yohanes itu.

Menurut Romo Anton lagi, ia bersama Romo Pieters merasakan perayaan itu sebagai sesuatu luar biasa. “Luar biasa kami rasakan,” sambung Romo Anton.

Romo Anton juga memuji anggota koor dan pemusik. “Kami berterimakasih juga kepada anggota dan pemusik yang luar biasa, yang hebat, sehingga perayaan ini begitu meriah,” puji Romo yang pernah menjadi pastor pembantu di Paroki  Katedral St Yosep Pangkalpinang itu. (Stefan)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.