
Laporan Hamja Sagala (Fasilitator AsIPA MBPA)
Batuaji-BerkatNews.com (5/11/2016, 23.00 WIB). Membuka Pesta Perayaan Syukur Ulang Tahun Paroki Maria Bunda Pembantu Abadi yang ke 13, tarian khas Batak Tor-tor menjadi menu pembuka. Sabtu malam (5/11) seluruh umat yang datang dari KBG-KBG berbondong-bondong menuju gereja pusat di Batuaji Baru untuk bersama-sama membuka perayaan syukur. Dibuka oleh Parokus Maria Bunda Pembantu Abadi, RD. Emanuel Vengi Nivak, yang juga ikut manortor, umat hanyut dalam keceriaan komunio.

Om Frans Purab Nortor
Acara seni tarian Tor-tor ini adalah satu dari rangkaian syukur HUT Paroki MBPA yang akan berpuncak esok (6/11) dengan Perayaan Ekatisti sekaligus misa syukur Tahbisan RD. Sesar Liwun. Acara pembukaan ini menjadi tugas dari komunitas-komunitas basis yang bernaung di wilayah Bejana Rohani, Perawan yang Amat Bijaksana dan wilayah Bunda Termurni.
Liukan tangan tarian Romo Eman disambut para suster-suster Komunitas FSE dan para OMK yang siap dengan “karung” sawerannya, membuat sausana komunio malam itu semakin seru.
Uniknya, umat MBPA tidak didominasi oleh salah satu suku saja, tapi berbagai suku. Namun, malam itu benar-benar semua melepas dan melebur dalam keceriaan komunio Paroki. Om Frans Purab asli Kedang Flores pun jadi komando komunitasnya manortor hingga larut malam. “Saya masih pengin nortor lagi nihh..” kata Om Frans saking gembiranya. Apakah acara Tor-tor selesai? Rupanya tidak, Run down acara besok setelah Misa Puncak rupanya masih ada lebih besar melibatkan enam wilayah teritorial lagi.
Semoga acara besok berjalan lancar oleh doa-doa Maria Bunda Pembantu Abadi, dan semakin memupuk rasa komunio sebagai satu saudara seiman.***
Foto Dok.


Editor: [costmust/BerkatNews.com]

Kemudian melalui group Whatsapp Ziarah Galang, Pak Ventje mengirim pesan untuk berdoa 3 kali Salam Maria agar diberi cuaca yang baik. “Dan ini sungguh nyata “Sang Bunda ” mendengarkan doa kami. Ketika saya berangkat dari rumah bersama istri dan anak-anak menuju gereja, sang mentari kasih mulai bersinar. Setibanya di gereja saya semakin yakin bahwa “Sang bunda” telah lebih dahulu menyiapkan semuanya; alam yg bersahabat, petugas yang dengan wajah penuh ceria dan rindu melihat sang bunda yg ditahtakan diperahu…” demikian ungkapan Mantan Ketua DPP MBPA periode II ini sambil gemetar terbata-bata penuh haru meceritakan pengalaman imannya.



































