Larantuka, Berkatnews – Bapa Uskup Adrianus Sunarko, OFM bersama Rm. Martin da Silva turut menghadiri rangkaian acara tahbisan episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro di Larantuka. Rombongan bertolak dari Jakarta menggunakan maskapai Batik Air pada pukul 02.00 WIB dan tiba di Kupang pada pukul 06.00 WIT. Setelah beristirahat sejenak di Bandara El Tari Kupang, perjalanan dilanjutkan pada pukul 08.30 WIT menuju Larantuka dengan menggunakan Wings Air dan tiba pada pukul 10.30 WIT.
Kedatangan para uskup dan imam disambut dengan penuh antusias oleh panitia tahbisan yang telah memadati Bandara Gewayantana, Larantuka. Bapa Uskup Adrianus disambut secara khusus dengan pengalungan selempang tenun khas Flores Timur, lalu diantar untuk beristirahat sejenak di ruang yang telah disiapkan panitia di bandara. Selanjutnya, Bapa Uskup diantar menuju Biara PRR di Lebao untuk beristirahat, didampingi oleh pasangan suami-istri yang ditugaskan panitia.

Kunjungan Uskup Adrianus Sunarko bersama Romo Martin ke Biara Pusat PRR
Dalam waktu luang yang tersedia, Bapa Uskup memanfaatkannya untuk mengunjungi Kapel Maria Protegente sebagai tempat doa. Kapel ini menjadi ruang doa dan perayaan Ekaristi bagi para suster lansia Kongregasi PRR. Setelah itu, Uskup melanjutkan kunjungan ke rumah biara pusat PRR di Lebao serta Kapel Mgr. Gabriel Manek, SVD untuk berdoa. Di kapel ini dimakamkan dua tokoh iman, yakni Mgr. Gabriel Manek, SVD dan Sr. Anfrida, SSpS, pendiri dan co pendiri Kongregasi Suster PRR yang berpusat di Larantuka.
Dalam kesempatan tersebut, Bapa Uskup juga berjumpa dengan Pimpinan Umum PRR, Sr. Maria Erna, PRR dan Provinsial PRR Indonesia Barat, Sr. Leoni, PRR. Bapa Uskup menyampaikan terima kasih yang tulus atas dedikasi dan karya para Suster PRR yang saat ini melayani umat di Toboali dan Air Sena, Paroki Tarempa, Kepulauan Anambas. Perjumpaan yang penuh sukacita ini ditutup dengan makan siang bersama.

Bapa Uskup Adrianus mengunjungi Keluarga para Imam yang berkarya di wilayah Keuskupan Pangkalpinang
Pada sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB, Bapa Uskup melanjutkan kunjungan pastoral ke keluarga para imam yang berkarya di wilayah Keuskupan Pangkalpinang. Kunjungan dilakukan ke keluarga Rm. Yopi Sogen di Waitiu, keluarga Rm. Sesar di Riangkotek, serta keluarga Rm. Norbert Tukan dan Rm. Martin da Silva di Lewotala. Seluruh keluarga menyambut Bapa Uskup dengan penuh antusias, masing-masing dengan pengalungan selempang tenun sebagai tanda penghormatan dan penerimaan.
Secara khusus, Bapa Uskup diterima secara resmi dalam adat dan budaya Lamaholot di rumah keluarga Rm. Norbert Tukan. Dalam rangkaian kunjungan ini, Bapa Uskup juga memberkati makam ibu Rm. Yopi Sogen dan makam ayah Rm. Sesar. Seluruh keluarga yang dikunjungi merasakan sukacita dan syukur atas peristiwa iman yang penuh berkat ini.
Kehadiran Bapa Uskup di tengah para suster, dan keluarga para imam menegaskan wajah Gereja sebagai persekutuan yang hidup, dekat, dan penuh perhatian. Gembala tidak hanya hadir dalam perayaan besar Gereja, tetapi juga menyapa akar iman: keluarga, komunitas religius, dan tradisi budaya setempat.
Doa di kapel, penghormatan di makam orang tua para imam, serta penerimaan adat Lamaholot menunjukkan bahwa panggilan imamat bertumbuh dalam kesetiaan keluarga, budaya, dan iman umat sederhana. Dari Larantuka, semangat persaudaraan dan pelayanan ini menjadi kesaksian bahwa Gereja terus berjalan bersama umat, menghadirkan harapan, penghiburan, dan berkat bagi banyak orang (da silva, pr/vsh).

