24 Tahun Berziarah; Paroki St. Damian Semakin Partisipatif

Batam-BerkatNews.com. Paroki Santo Damian Bengkong, Batam kini genap berusia 24 Tahun pada tanggal 11 Juni 2019. Beberapa kegiatan dilakukan untuk mensyukuri dan bersukacita atas usia baru ini, baik kegiatan liturgi maupun perlombaan. Kegiatan perlombaan yaitu rangkaian perlombaan untuk anak-anak Bina Iman Anak dan Bina Iman Remaja Se-Paroki Santo Damian. Ada 5 jenis perlombaan dalam rangka HUT Paroki Santo Damian, diantaranya makan kerupuk, membawa kelereng di sendok, memindahkan air, mewarani dan memindahkan tepung khusus untuk pendamping. Umat antusias mengikuti perlombaan tersebut dilihat dari banyakny jumlah peserta yang mendaftar yaitu 268 orang anak dan remaja dan diikuti oleh 31 orang pendamping.

Misa syukur juga diadakan sebagai puncak perayaan syukur atas bertambahnya usia Paroki Santo Damian yang berdiri 24 tahun lalu ini. Misa diadakan pada tanggal 16 Juni 2019 pada pukul 08:00 WIB dengan perarakan vandel ikon Santo Damian dan Vandel per wilayah serta KBG yang dibawa oleh para ketua wilayah dan ketua KBG. Misa dipimpin oleh Pastor Paroki Santo Damian, RP. Yohanes Budiyanto SS.CC selebran utama dan Paulus Budiyunianto SS.CC imam konselebran. Umat dengan khusyuk mengikuti perayaan Ekarsti syukur tersebut sampai akhir dan bersama-sama bersukacita atas rahmat Tuhan yang membimbing perjalanan Paroki Santo Damian hingga kini.

Ramah tamah bersama seluruh umat paroki diadakan usai Misa Syukur HUT Paroki St. Damian di aula Paroki. Acara dimulai dengan kata sambutan dari Pastor Yohanes Budiyanto sebagai kepala Paroki. Pastor Budi menyampaikan bahwa Paroki St. Damian kian berkembang baik dari kuantitas maupun kualitas reksa pastoral yang semakin menuju visi Gereja Partisipatif. Harapan Pastor Budi pada kesempatan tersebut adalah agar umat Paroki St. Damian senantiasa bergandengan tangan mewujudkan gereja partisipatif untuk mewujudkan impian Paroki dan Keuskupan. Sebagai informasi, Paroki ini adalah paroki di Kevikepan Kepri yang terus melakukan basic formatio untuk pemimpin dengan lokakarya AsIPA (Asian Integral Pastoral Approach) sebagaimana amanat Sinode.

Ragam acara ditampilkan dengan apik oleh pengisi acara dari berbagai komunitas dan KBG, mulai dari menyanyikan Mars Santo Damian, bertutur kitab suci, dan yang menarik pada perayaan ini adalah Tari-tarian. Tidak hanya sekedar tarian semata yang ditampilkan, namun tarian-tarian tersebut sekaligus sebagai sarana penggalangan dana untuk keperluan pembelian gudang sebagai penunjang kegiatan di Paroki St. Damian Bengkong.

Selain Ramah Tamah dan acara makan bersama, ada pula pengobatan kasih. Pengobatan kasih tidak dipungut biaya dan dapat dinikmati oleh para umat di Paroki St. Damian yang ingin berobat. Kegiatan ini adalah hasil kerjasama antara Tim Kesehatan Paroki St. Damian dan  tim Damian Care yang baru saja terbentuk.

Damian Care dibentuk awalnya melalui beberapa umat yang peduli dengan mereka yang sakit, kadang hanya rasa iba dan peduli dari situlah tergerak untuk membuat komunitas baru yang berguna untuk menolong sesama. Berbagai cara untuk mendapatkan dana bagi Damian Care untuk membantu pengobatan umat Paroki St. Damian yang membutuhkan, salah satunya dengan Bank Sampah. Umat diajak untuk berpartisipasi menolong sesama yang membutuhkan dengan menyumbangkan sampah seperti kardus dan botol plastik, disisi lain umat membantu melestarikan lingkungan dengan memberdayakan sampah.*

IMG_5491

IMG_5560

IMG_5605


Artikel kiriman: Fransiska Putri Patriot
Editor: costmust/berkatnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.