Home GEREJA KMKI dan BIAR Bekali Animator Animatris Untuk Perkuat Pendampingan Remaja

KMKI dan BIAR Bekali Animator Animatris Untuk Perkuat Pendampingan Remaja

by Veronika Suci Handayani

Pangkal Pinang,Berkatnews.com – Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) Keuskupan Pangkal Pinang bersama Komisi Bina Iman Anak dan Remaja (BIAR) Kevikepan Bangka Belitung mengadakan Pelatihan Pendampingan bagi Animator/tris Remaja. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 5–6 September 2026, di Rumah Pembinaan Puri Sadhana. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pendampingan remaja di paroki-paroki, khususnya di wilayah Kevikepan Bangka Belitung.

Sebanyak 41 orang terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari 24 peserta utusan enam paroki (Paroki Katedral St. Yosef, Paroki St. Bernadeth, Paroki St. Paulus Kampung Jeruk, Paroki St. Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda Belinyu, Paroki St. Perawan Maria Pengantara Segala Rahmat Sungailiat, dan Paroki St. Perawan Maria Pelindung Para Pelaut Mentok), sembilan remaja alumni Teens School of Mission (TSoM) Keuskupan Pangkal Pinang Angkatan I, satu Direktur Diosesan (Dirdios) KMKI Keuskupan Pangkal Pinang, serta tujuh panitia yang merupakan pendamping alumni TSoM Keuskupan Pangkal Pinang Angkatan I sekaligus Tim KMKI Keuskupan Pangkal Pinang.

Pelatihan ini berangkat dari kebutuhan akan pendampingan remaja yang lebih terarah dan berkelanjutan di paroki. Selama ini, kegiatan pendampingan remaja di sejumlah paroki di Kevikepan Bangka Belitung belum berjalan secara maksimal. Salah satu tantangannya adalah belum tersedianya wadah khusus bagi remaja serta masih terbatasnya jumlah animator/tris yang terlibat dalam pendampingan.

Menanggapi kebutuhan tersebut, KMKI Keuskupan Pangkal Pinang bersama Komisi BIAR Kevikepan Bangka Belitung mengajak para pastor paroki untuk mengutus animator/tris yang memiliki komitmen dan kesediaan mendampingi remaja di paroki masing-masing. Melalui pelatihan ini, para animator/tris tidak hanya dibekali dengan pengetahuan, tetapi juga diajak membangun spiritualitas dan keterampilan yang diperlukan dalam proses pendampingan remaja.

Materi pertama membahas Teens School of Mission (TSoM). Para animator/tris diajak mengenal lebih dalam mengenai TSoM, mulai dari pengertian, visi dan misi, hingga alur kegiatan yang dijalankan. Melalui proses tersebut, para animator/tris diharapkan mampu menjadi pendamping yang memiliki empat karakter utama, yaitu Cerdas, Tangguh, Gembira, dan Misioner.

Materi kedua membahas Spiritualitas Animator/tris dan Refleksi TSoM. Para peserta diajak memahami makna spiritualitas serta membangun semangat yang menjadi dasar dalam mendampingi remaja di paroki. Mereka juga belajar memahami dan menulis refleksi sebagai salah satu bagian penting dalam proses pembinaan TSoM. Materi ketiga membahas Public Speaking dan Hal Teknis TSoM. Melalui materi public speaking, animator/tris dibekali kemampuan berkomunikasi agar dapat menyampaikan pesan secara jelas, menarik, dan mudah dipahami oleh remaja. Sementara itu, pembahasan mengenai hal teknis TSoM memberikan gambaran tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan para animator/tris setelah kembali ke paroki masing-masing.

Belajar dari Pengalaman dan Membangun Keakraban, selain menerima materi, para peserta juga mendengarkan sharing pengalaman dari animator/pendamping alumni TSoM Keuskupan Pangkal Pinang Angkatan I, remaja alumni TSoM Keuskupan Pangkal Pinang Angkatan I, serta remaja alumni TSoM Nasional Angkatan III. Sharing tersebut menjadi kesempatan bagi para animator/tris untuk melihat secara langsung pengalaman, dinamika, serta buah yang diperoleh dari proses pembinaan TSoM. Direktur Diosesan KMKI Keuskupan Pangkal Pinang, RD. Yosefus Anting Patimura, turut memberikan peneguhan kepada para animator/tris.

Peneguhan ini menjadi bekal bagi peserta untuk semakin memantapkan komitmen dalam mendampingi dan berjalan bersama para remaja. Kebersamaan selama pelatihan tidak hanya dibangun melalui sesi materi. Untuk saling mengenal dan mempererat persaudaraan antarpeserta, panitia mengadakan malam keakraban. Dalam suasana penuh kegembiraan, para animator/tris menampilkan berbagai pentas seni, seperti gerak dan lagu, drama singkat, serta bernyanyi bersama.

Sebagai bagian dari tindak lanjut kegiatan, para animator/tris juga mengisi formulir terkait pelaksanaan TSoM Keuskupan Pangkal Pinang Angkatan II. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan Perayaan Ekaristi Perutusan dan makan siang bersama. Perayaan Ekaristi menjadi peneguhan sekaligus tanda perutusan bagi para animator/tris untuk kembali ke paroki masing-masing dan mengambil bagian dalam pelayanan pendampingan remaja.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para animator/tris yang telah diutus semakin siap dan memiliki komitmen untuk terlibat aktif dalam pendampingan remaja melalui TSoM, baik di tingkat paroki maupun Keuskupan Pangkal Pinang. Kehadiran para animator/tris diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menghadirkan ruang pembinaan yang lebih terarah bagi para remaja, sehingga mereka dapat bertumbuh bersama menjadi pribadi yang Cerdas, Tangguh, Gembira, dan Misioner.

(Penulis : KMKI Keuskupan Papin)

You may also like

Leave a Comment

hacked by rexom

hacked by rexom
phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi