Mengkait, Berkatnews.com – Salah satu agenda yang menarik dalam rangkaian perayaan Hari Nelayan Nasional di Mengkait adalah pemberkatan puluhan bagan, sekitar delapan puluh pompong, serta kapal-kapal milik para nelayan.
Rangkaian pemberkatan ini dilaksanakan di Pelabuhan Mengkait dan dihadiri oleh tokoh umat, pemerintah desa, serta aparat TNI dan Polri.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Mengkait yang menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bapa Uskup. Ia juga memohon doa agar masyarakat Mengkait senantiasa dijauhkan dari bencana alam dan berbagai gangguan yang kerap dihadapi.
Dalam sambutannya, Bapa Uskup mengajak umat untuk bersyukur atas perayaan Hari Nelayan Nasional. Ia menyampaikan ucapan proficiat kepada keluarga nelayan. Uskup juga menegaskan bahwa para nelayan di Anambas adalah pribadi-pribadi yang tangguh dan pekerja keras, menjunjung tinggi solidaritas dan semangat gotong royong, serta mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan. Selain itu, mereka juga memiliki kearifan lokal dan kesadaran untuk menjaga ekosistem serta kebersihan laut.

Bapa uskup memberkati kapal ,bagan dan pompong umat


Uskup berlayar menggunakan pompong untuk memberkati kapal, bagan dan pompong
Usai sambutan, Uskup berlayar menggunakan pompong untuk memberkati kapal, bagan, dan pompong, serta para pemiliknya. Umat tampak penuh sukacita dan bersyukur atas peristiwa penuh rahmat ini.
Pemberkatan ini bukan sekadar ritus, tetapi tanda kehadiran Tuhan dalam kehidupan para nelayan. Laut yang luas dan penuh tantangan menjadi ladang berkat ketika dijalani dengan iman, kerja keras, dan kepedulian terhadap ciptaan. Tuhan menyertai setiap dayung yang dikayuh dan setiap jala yang ditebar. (martin da silva/vsh)
