Bengkong-Berkatnews.com. Salah satu dari empat ciri Komunitas Basis Gerejawi (KBG) adalah Aksi Nyata Injil; tuntutan Yesus bukan hanya mendengar melainkan juga melaksanakan Sabda Allah. Malam itu setelah Sharing Injil Komunitas (15/06/2016), para anggota KBG Nazareth Wilayah St. Yoseph Bengkong memutuskan untuk mengunjungi anggota komunitasnya yang sakit yaitu Pasutri Piter Tamba dan juga mengunjungi Lansia Oma Agustina di Bengkong Mahkota.
Ibu Hendrina Linong salah satu anggota komunitas yang ikut mengunjungi menceritakan kebahagiaan keluarga yang dikunjungi. Kebahagiaan itu juga disarakan para anggota komunitas yang mengunjungi karena dapat saling berbagi cerita. Setalah beberapa lama saling bercerita, bercengkrama dan tertawa bersama, salah satu anggota komunitas memimpin doa bersama bagi keluarga yang dikunjungi, juga bagi komunitas basis ini.
Dari cerita KBG Nazareth ini kita bisa belajar mutiara Aksi Nyata anggota Tubuh Mistik Kristus, Gereja yang hidup, walau banyak anggota dan menyebar di seluruh dunia, masing-masing mengambil peran, tetapi hanya satu Tubuh dan satu Roh dalam Kristus.
(costmust)
Benarlah apa yang aku duga. Ketika aku sampai di kamar perawatannya, ia langsung memelukku sambil menangis. Tangisannya bukanlah tangisan biasa, tetapi tangisan sukacita : “Romo, hatiku sangat bergembira. Aku sudah sembuh. Aku sudah bisa makan”. Aku terpana dengan sukacita yang memancar dari hatinya. Aku kemudian bertanya kepadanya : “Oma, kok oma senantiasa bergembira walaupun sedang dalam keadaan sakit”. Jawabannya menyetak hatiku : “Romo, kegembiraan hati adalah jalan penyempurnaan iman. Kegembiraan iman mengubah dukacita dan tangisan menjadi kebahagiaan karena aku dapat bertemu dengan Allah sebagai sumber pengharapan”. Jawaban oma itu membuatku mengerti arti Sabda Bahagia Tuhan Yesus dalam Matius 5:1-12 khususnya ayat 8 : ““Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah” (Matius 5:8).


PENDIRI SEMINARI MENENGAH MARIO JOHN BOEN (SMMJB):
