Home GEREJA Pelihara Rumah Bersama, Umat Islam dan Katolik Tanjungpinang Gelar Buka Puasa Lintas Iman

Pelihara Rumah Bersama, Umat Islam dan Katolik Tanjungpinang Gelar Buka Puasa Lintas Iman

by Veronika Suci Handayani

TANJUNGPINANG , Berkatnews.com Semangat persaudaraan lintas iman terpancar kuat di Kota Tanjungpinang. Bertempat di markas Banser/Ansor yang juga merupakan kediaman Kasatkorcab Banser Kota Tanjungpinang, Mas Zainur, umat Islam dan Katolik berkumpul dalam acara Buka Puasa Bersama pada Minggu (15/3/2026).

Momen ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang, melainkan energi perekat dalam menjaga harmoni di Ibukota Kepulauan Riau.

 

Persaudaraan hingga Anak Cucu

Dalam sambutannya, Mas Zainur menekankan bahwa meskipun waktu pertemuan terbatas di tengah kesibukan masing-masing, nilai silaturahmi jauh lebih berharga.

“Sebagai saudara, momen persaudaraan ini sangatlah penting. Saya berharap hubungan baik ini tidak berhenti di kita saja, tetapi dapat terus terjalin dan diwariskan hingga ke anak cucu kita nantinya,” ungkap Zainur dengan hangat.

Buka Puasa Bersama

Filosofi Rumah Bersama

Kehadiran tokoh agama Katolik menambah kekhidmatan acara. Romo Pramodo hadir bersama rombongan, di antaranya Romo Kamilus, Romo Dana, Suster Alberta Gultom Fcjm, Suster Resta Manalu Fcjm, serta jajaran Dewan Pastoral Paroki (DPP) HSMTB Tanjungpinang.

Romo Pramodo menyampaikan pesan mendalam dari Surat Gembala Bapak Uskup Mgr. Adrianus Sunarko mengenai fokus tahun pastoral 2026, yakni Bertanggung jawab bersama dalam memelihara “Rumah Bersama”.

“Rumah bukan sekadar bangunan fisik, tetapi bangunan kekerabatan yang hangat sebagai saudara. Kerinduan akan perjumpaan tidak boleh dibatasi oleh perbedaan. Justru perbedaan inilah yang menjadi energi untuk berjalan bersama merawat kebhinekaan,” ujar Romo Pramodo.

Momen Spesial: Pertemuan Ramadan dan Prapaskah

Ketua Pemuda Katolik Kota Tanjungpinang, Ada Lusianus Sianturi, yang hadir bersama rombongannya, menyebut Ramadan 2026 ini sangat spesial. Hal ini dikarenakan bulan suci Ramadan bertepatan dengan masa Prapaskah, di mana umat Katolik juga sedang menjalankan ibadah Puasa dan Pantang.

“Ini adalah rahmat yang indah. Dua umat beragama sama-sama sedang menjalankan olah batin dan pembersihan hati. Bangsa Indonesia beruntung mampu mengolah perbedaan ini menjadi kekuatan yang merekatkan, khususnya di kota Tanjungpinang yang sedang berbenah dan terus menciptakan Kota Tanjungpinang yang Hidup Rukun dan Damai sesuai ajakan walikota bapak Lis Darmansyah, SH. ” kata Sianturi.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAAK) Pemuda Katolik Tanjungpinang, Ambrosius Wahono, mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian di tengah situasi dunia yang tidak menentu akibat konflik dan peperangan. Menurutnya, keberagaman di Indonesia harus saling menghidupkan, bukan meniadakan.

Apresiasi dari Ketua Ansor

Meski tidak dapat hadir secara fisik karena tugas di luar kota, Ketua Ansor Kota Tanjungpinang, Ramdhan, menyampaikan apresiasinya melalui sambungan telepon. Beliau memohon maaf sekaligus memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini sebagai wujud nyata silaturahmi yang telah lama dibangun.

Acara diakhiri dengan suasana kekeluargaan yang kental, mempertegas posisi Tanjungpinang sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kasih sayang antar sesama anak bangsa. (aw/red)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi