Pangkalpinang, Berkatnews.com — Ziarah dan rekreasi tahunan Keluarga Besar Seminari Menengah Mario John Boen kembali dilaksanakan. Tahun ini, kegiatan yang berlangsung pada Kamis (18/3/2026) menjadi bagian dari rangkaian Lustrum ke-3, menghadirkan perjalanan iman yang menyatu dengan kebersamaan.
Rangkaian ziarah diikuti para seminaris, romo, guru, serta staf karyawan. Perjalanan diawali dengan kunjungan ke pemakaman Katolik Jalan Koba untuk mendoakan para pendahulu diantaranya Paulus Tjen On Ngie dan para imam, dilanjutkan ke makam John Boen, serta ziarah ke makam Mgr. Hilarius Moa Nurak di Keuskupan Pangkalpinang. Di setiap perhentian ditempat makam, doa Rosario didaraskan di beberapa perhentian secara bergantian.

Ziarah bersama Seminari Menengah Mario John Boen
Ziarah kemudian berlanjut ke Sungailiat untuk mengunjungi makam Petrus Aldo, seminaris yang wafat pada 11 Maret lalu. Suasana duka masih terasa, para seminaris dan para guru mengenang kepergian seorang sahabat dan murid yang meninggalkan kesan mendalam dalam perjalanan formasi mereka.
Usai rangkaian ziarah, kegiatan berlanjut dengan rekreasi di Pantai Rambak. Di sini, keheningan doa beralih menjadi kebersamaan dan sukacita, ruang untuk memulihkan diri setelah perjalanan rohani.

Sukacita rekreasi keluarga besar Seminari Menengah Mario John Boen
Rektor Seminari Menengah Mario John Boen, Romo Antonius Moa Tolipung, dalam sambutannya ia menyampaikan makna perjalanan ini.
“Perjalanan kita mengungkapkan bahwa kita sebagai sebuah keluarga berjalan bersama dalam seluruh proses formasi ini.” ungkapnya.
Romo Anton juga berharap, dari pengalaman rohani dan rekreatif ini, seluruh keluarga seminari menimba makna perjalanan dan semakin menumbuhkan semangat menghidupi keutamaan Mario John Boen yang direnungkan sepanjang ziarah.
Kegiatan ini menjadi peneguh langkah bersama menyatukan doa, kenangan, dan sukacita dalam menyongsong perayaan Lustrum ke-3 yang akan digelar pada bulan Mei mendatang. (vsh)
