Mengkait, Berkatnews.com – Perayaan Ekaristi dalam rangka Hari Nelayan Nasional dipimpin oleh Uskup Adrianus dan dihadiri ratusan umat, khususnya para nelayan, di Gereja Mengkait pada Senin, 6 April 2026.
Dalam homilinya, Uskup menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para nelayan dari Mengkait, Air Sena, Tarempa, dan Letung atas dedikasi serta kontribusi mereka bagi kehidupan masyarakat dan bangsa. Kehadiran dan kerja keras para nelayan dinilai sebagai bagian penting dalam menjaga keberlangsungan hidup banyak orang.

Suasana perayaan ekaristi hari nelayan nasional

Anak-anak menerima berkat dari Uskup
Uskup juga mengingatkan umat akan fokus pastoral tahun 2026, yang mengajak seluruh umat untuk semakin peduli terhadap keutuhan ciptaan. Secara khusus, umat diajak untuk bersama-sama menjaga bumi sebagai rumah bersama, terutama dengan merawat ekosistem laut yang menjadi sumber kehidupan.
Dalam kesempatan tersebut, Uskup menyinggung temuan yang mengungkapkan bahwa ikan-ikan yang dikonsumsi saat ini telah mengandung partikel plastik. Hal ini menjadi peringatan serius akan dampak pencemaran laut yang semakin mengkhawatirkan.

“Semoga kita tidak membuang sampah ke laut dan senantiasa menjaga kelestarian ekosistem laut,” tegas Uskup.
Usai perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kepada para nelayan mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam merawat ciptaan Tuhan dan pemberkatan kapal, pompong, dan bagan para nelayan.
Perayaan ini mengingatkan kita bahwa laut bukan hanya sumber penghidupan, tetapi juga anugerah Tuhan yang harus dijaga. Iman tidak berhenti di altar, tetapi harus nyata dalam tindakan sehari-hari. Menjaga laut berarti menjaga kehidupan bagi kita hari ini dan bagi generasi yang akan datang.(martin da siva,pr/vsh)
