Home Asian Church Melalui SOMA, Pendamping SEKAMI Keuskupan Ketapang Siap Berkarya

Melalui SOMA, Pendamping SEKAMI Keuskupan Ketapang Siap Berkarya

Penulis : KMKI Keuskupan Pangkalpinang

by Veronika Suci Handayani

Ketapang, Berkatnews.com – Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) Keuskupan Ketapang menyelenggarakan kegiatan School of Missionary Animators (SOMA) dengan mengusung tema “One in Christ, United in Mission.” Kegiatan ini berlangsung pada 6-8 Maret 2026 di Catholic Center Keuskupan Ketapang dan diikuti oleh 90 peserta yang terdiri dari para katekis, aktivis Gereja, serta para pendamping  SEKAMI dari berbagai paroki, antara lain: Paroki Paulus Rasul Tumbang Titi, Paroki Santo Gabriel Sandai, Paroki Santo Martinus Balai Berkuak, Paroki Salib Suci Menyumbung, Paroki Santa Gemma Galgani, Paroki Keluarga Kudus Sepotong, Paroki Santo Agustinus, Paroki Santo Yosef Serengkah, Paroki Maria Ratu Rosari Riam Kota, Paroki Santo Mikael Simpang Dua, Paroki Santo Stefanus Kendawangan, Paroki Santo Carolus Borromeus, Paroki Emanuel Sukadana, Paroki Sungai Daka, serta para remaja TSoM Keuskupan Ketapang. Selain peserta dari Keuskupan Ketapang, kegiatan ini juga dihadiri oleh Tim KMKI Nasional yang berjumlah lima orang, yaitu RD. Yosefus Anting Patimura (Dewan Nasional KMKI), Antonius Turmudi Hartono (Staf Sekretariat Nasional KMKI), Margareta Nicken (Staf Tim KMKI Keuskupan Pangkalpinang), Dita Derisa (Tim KMKI Keuskupan Malang), dan Angela Yunita Ariyanti (Tim KMKI Keuskupan Malang).

Hari Pertama: Pembukaan dan Penguatan Semangat Misioner, diawali dengan Jalan Salib bersama, kemudian dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi pembukaan yang dipimpin oleh Mgr. Pius Riana Prapdi, didampingi oleh RP. Rovinus Longa, CP, RD. Yosefus Anting Patimura, dan RD. Zurich Arian Withosha. Dalam homilinya, Uskup Ketapang menegaskan bahwa Allah tidak pernah berhenti mencari cara untuk menyelamatkan manusia. Ia juga menekankan bahwa semangat misioner harus dilandasi oleh sikap pengampunan dan kasih dalam kehidupan sehari-hari.

Misa pembukaan Tsom

Setelah perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi. Materi sesi pertama mengenai Motivasi dan Inspirasi Misioner disampaikan oleh Mgr. Pius Riana Prapdi. Selanjutnya, materi sesi kedua mengenai Cakrawala KMKI dibawakan oleh RD. Yosefus Anting Patimura. Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan Doa Rosario Misioner yang dilaksanakan secara khidmat di Rumah Adat Dermalo Josep Murial, kawasan Catholic Center Paya Kumang, Ketapang.

Hari Kedua: Laboratorium Misi, kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RP. Rovinus Longa, CP. Selanjutnya para peserta mengikuti Laboratorium Misi, yang dibagi ke dalam empat kelompok utama, yaitu Group A, Group B, Group C, dan Group D. Materi ketiga-keenam, setiap kelompok mengikuti berbagai materi secara bergilir. Materi yang diberikan dalam Laboratorium Misi meliputi:

  1. Kreativitas Pendampingan Anak dan Remaja yang dibawakan oleh Margaretha Nicken
  2. Menyusun Bahan Pendampingan yang dibawakan oleh Antonius Turmudi Hartono
  3. Pastoral Digital yang dibawakan oleh Dita Derisa
  4. Pastoral Kitab Suci (Bertutur Kitab Suci) yang dibawakan oleh Angela Yunita Ariyanti

Melalui sistem rotasi dalam beberapa sesi, seluruh peserta memperoleh kesempatan untuk mengikuti setiap materi yang disiapkan oleh tim narasumber. Pada materi ketujuh peserta menerima materi mengenai Spiritualitas dan Refleksi Animator yang dibawakan oleh RD. Yosefus Anting Patimura. Setelah itu, RP. Rovinus Longa, CP, selaku Direktur Diosesan (Dirdios) KMKI Keuskupan Ketapang, memaparkan mengenai tata kelola serta berbagai kegiatan KMKI yang telah dilaksanakan di Keuskupan Ketapang. Kegiatan hari kedua ditutup dengan malam keakraban, yang diisi dengan berbagai pentas seni seperti puisi, drama musikal, drama singkat, tarian khas Kalimantan, serta gerak bersama yang dibawakan oleh perwakilan paroki dan remaja TSoM.

Hari Ketiga: Pengutusan Animator Misioner, kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi penutup. Dalam perayaan tersebut, para peserta diajak untuk mengungkapkan Janji Animator sebagai tanda kesediaan mereka untuk melayani dalam karya misioner Gereja.

Perayaan ini tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas seluruh rangkaian kegiatan SOMA, tetapi juga menjadi momen pengutusan para peserta sebagai animator dan animatris misioner. Dalam momen tersebut, para peserta diingatkan bahwa panggilan sebagai animator bukan sekadar tugas organisasi, melainkan sebuah perutusan iman. Mereka diutus untuk mendampingi anak-anak dan remaja agar semakin mengenal Yesus serta memiliki semangat misioner sejak usia dini. Melalui kegiatan School of Missionary Animators (SOMA) ini, Gereja Keuskupan Ketapang berharap dapat menyiapkan generasi muda yang memiliki semangat misioner yang kuat. Para animator dan animatris yang telah diutus diharapkan mampu menjadi pendamping yang kreatif, penuh kasih, dan setia dalam pelayanan, sehingga karya pastoral anak dan remaja di Keuskupan Ketapang terus berkembang dan menghasilkan buah bagi kehidupan Gereja. Perayaan penutupan SOMA ini bukan hanya menjadi akhir dari sebuah kegiatan pembinaan, tetapi juga menjadi awal dari perjalanan perutusan. Para peserta kembali ke paroki masing-masing dengan membawa semangat baru untuk melayani, mendampingi, serta mewartakan kasih Kristus kepada anak-anak dan remaja.

 

Penulis : KMKI Keuskupan Pangkalpinang

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi