BerkatNews.com. Pada Peringatan 100 tahun Penampakan Maria di Fatima (27 Nopember 2016 s/d 26 Nopember 2017), Gereja telah memberikan kesempatan untuk memperoleh indulgensi selama tahun perayaan ini.
Dilansir Berita Katolik Catholic News Agency/CNA (1/12/2016), Paus Fransiskus telah memutuskan untuk memberikan kesempatan kepada umat beriman untuk memperoleh indulgensi di seluruh hari selama perayaan 100 tahun mulai pada 27 Nopember 2016 sampai dengan 26 Nopember 2017.
Seorang rektor yang bertugas di Gua Maria Fatima, Portugal, André Pereira menjelaskan kepada CNA bahwa indulgensi bisa diperoleh selama seluruh tahun yubileum Fatima ini. Berikut ini adalah tiga cara untuk memperoleh rahmat indulgensi tersebut:
1. Melakukan Ziarah ke Gua Maria Fatima
Cara pertama adalah umat beriman melakukan ziarah ke Gua Maria Fatima di Portugal dan berpartisipasi dalam perayaan atau doa yang didedikasikan untuk Perawan Maria. Selain itu, umat beriman harus berdoa Bapa Kami, Aku Percaya, dan doa-doa Maria lainnya.
2. Berdoa di depan Arca Bunda Maria Fatima
Cara kedua adalah dengan kesetiaan dan kesucian niat untuk mengunjungi dan berdoa di depan Arca Bunda Maria Fatima yang telah ditahtakan untuk penghormatan publik di setiap Gereja dimanapun berada, ibadat-ibadat terkait hari-hari ulang tahun penampakan; tanggal 13 setiap bulan dari bulan Mei s/d Oktober 2017, dan taat berpartisipasi dalam beberapa perayaan atau doa untuk menghormati Bunda Maria.
Mengenai cara ke dua ini, rektor Gua Maria Fatima mengatakan kepada CNA bahwa kunjungan ke arca Bunda Maria, “tidak perlu harus hanya di Fatima atau secara eksklusif di Portugal,” tetapi dapat dilakukan di mana saja di dunia.
Mereka yang memohon indulgensi ini juga harus mendoakan doa Bapa Kami, Aku Percaya dan doa-doa kepada Bunda Maria Fatima lainnya.
3. Indulgensi bagi para Lansia dan Lemah
Cara ketiga untuk mendapatkan indulgensi berlaku untuk orang-orang yang, karena usia, penyakit atau penyebab serius lainnya, tidak mampu untuk mendapatkan cara-cara pertama dan kedua di atas.
Orang-orang ini bisa berdoa di depan patung Bunda Maria dari Fatima dan harus secara spiritual mempersatukan diri pada perayaan Yubileum pada hari-hari dari penampakan, tanggal 13 setiap bulan, antara bulan Mei dan Oktober 2017. Mereka juga harus “memohon belas kasihan Tuhan dengan keyakinan, melalui Maria, doa dan penderitaan mereka atau pengorbanan yang mereka buat dalam kehidupan mereka sendiri.”
foto: Our Lady of Fatima. Credit: Our Lady of Fatima International Pilgrim Statue via Flickr (CC BY-SA 2.0).
Diterjemahkan oleh BerkatNews.com/costmust
Batuaji-BerkatNews.com. Dalam setiap Langkah ke 6 Sharing Injil tiap KBG, selalu muncul sebuah pertanyaan “Apakah aksi nyata yang akan dilakukan minggu yang akan datang?” Apa tugas kita sebagai Gereja di wilayah ini? Para anggota KBG mengatakan bahwa mereka adalah Gereja di wilayahnya, oleh karena itu KBG melakukan berbagai tugas sebagai Gereja yang bertanggung jawab melanjutkan misi Kristus di lingkungan mereka dengan cara yang konkret. Aksi nyata tersebut adalah salah satu ciri dari 4 ciri KBG.
Dihubungi BerkatNews.com, Rabu Malam (30/11/2016), Ketua KBG St. Yohanes Mariae Vianney Yanselmus Nanga mengatakan bahwa kunjungan kasih ini telah menjadi kesepakatan anggota komuntitas untuk membesuk Pak Lukas Lamak.
“Bentuk solidaritas antar sesama KBG yang merupakan kelompok kecil dalam suatu wilayah paroki ini hendaknya tidak boleh dilupakan apalagi ditiadakan…“, ungkap Ibu Sekretaris KBG Maria Santisima Da Des.





Acara pelantikan sangat meriah dan berjalan dengan baik, beberapa rangkaian kegiatan yang rencana awalnya diselenggarakan pada tanggal 10/11 dimana bertepatan dengan HUT THS-THM akan tetapi ditunda oleh karena beberapa alasan juga ditampilkan seperti perlombaan-perlombaan Fighting, CCA (Cerdas Cermat Alkitab), Sendra tari, Foto grafer, dan Jurus dalam Do’a. Sang juara bertahan yang mendominasi dalam perlombaan ini yang dijuluki MUKA HEBOH yaitu datang dari paroki Maria Bunda Pembantu Abadi (MBPA) hampir semua perlombaan dilahap oleh ranting MBPA yang juga keluar sebagai juara Umum untuk ketiga kalinya.



Ramah tamah dan pentas seni dari para fasilitator AsIPA angkatan ke 2, dan para animator, menutup seluruh rangkaian acara Perutusan dan Penerimaan Salib Misi, AsIPA angkatan kedua, Paroki St Damian.
yang telah dilalui: “
Koordinator Team Pemberdayaan AsIPA St. Damian, Bpk. Julius Jonni atau biasa dipanggil Pak JJ mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat selama proses pemberdayaan, “





