Home GEREJA Keuskupan Pangkalpinang Berpesta, Tujuh Imam Baru Kembali Panen Dari Kebun Sendiri

Keuskupan Pangkalpinang Berpesta, Tujuh Imam Baru Kembali Panen Dari Kebun Sendiri

by Veronika Suci Handayani

Pangkalpinang,Berkatnews.com — Sukacita besar dirasakan umat Keuskupan Pangkalpinang. Tahun ini menjadi momen panen panggilan terbesar, dengan tujuh diakon ditahbiskan menjadi imam dalam satu perayaan. Peristiwa ini berlangsung di Gereja Katolik Santo Paulus Kampung Jeruk, Minggu (26/4/2026), dipimpin oleh Bapa Uskup Adrianus Sunarko, OFM  bersama para imam konselebran.

Tahbisan ini sekaligus mencatat sejarah tersendiri. Gereja Santo Paulus Kampung Jeruk Paroki Baru yang diresmikan sembilan bulan lalu menjadi saksi pertama perayaan tahbisan imam.

Ketujuh imam baru merupakan buah pembinaan dari Seminari Menengah Mario John Boen Pangkalpinang, kebun panggilan yang dikelola langsung oleh Keuskupan Pangkalpinang.

Proses penyambutan para calon Imam

Sebelum dimulainya Perayaan Ekaristi dimulai, suasana sudah terasa meriah. Prosesi penjemputan dan penghantaran tujuh calon imam diiringi barongsai, disambut sorak sukacita umat sepanjang jalan menuju gereja. Sekitar 3.000 umat Katolik, bersama keluarga para imam baru dan tamu undangan, memadati gereja dalam perayaan Ekaristi Tahbisan Imam.

Dalam homilinya, Uskup Adrianus mengajak umat merenungkan Injil Yohanes 10:1–10 tentang Yesus sebagai Gembala yang Baik. Ia mengurai makna relasi antara gembala dan domba dengan bahasa yang sederhana dan reflektif.

Homili Bapa Uskup Adrianus

“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya,” demikian Yesus berkata. Gembala yang baik itu satu, yaitu Yesus Kristus. Domba-dombanya adalah umat. Lalu kami ini Uskup, Imam, para Diakon yang ditahbiskan ini apa? Kita bukan gembala yang baik itu. Gembala yang baik Cuma satu, Yesus Kristus, Ungkap Bapa Uskup

Uskup mengajak para imam dan umat untuk terus merenungkan identitas panggilan mereka dengan memandang Kristus.

Yesus bukan hanya gembala, Ia juga domba Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Bahkan Ia juga pintu bagi domba-domba.

Kristus adalah gembala, Kristus adalah anak domba, dan Kristus adalah pintu. Dialah yang tidur di pintu kandang demi menjaga domba-dombanya.

Ia menegaskan bahwa Kristus hadir baik dalam diri gembala maupun domba. Jangan mengira Kristus hanya ada di pihak gembala. Di dalam domba-domba pun ada Kristus.

Maka saling menghargailah, berjalan bersama-sama. Kenakanlah Kristus. Panggilan mengikuti Kristus bukan hanya untuk para imam, tetapi juga untuk umat semua.

Uskup menutup homili dengan ajakan agar semua membuka diri pada bimbingan Roh Kudus dan menjadi gembala yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Membuka hati untuk bimbingan roh kudus jadilah gembala yang baik. Yang bisa menemukan dalam domba-domba itu ada Kristus juga,” tutup homilinya.

Prosesi Tahbisan Imamat

Usai homili, prosesi tahbisan berlangsung khidmat, dimulai dari pernyataan kesanggupan dan janji, Litani Para Kudus, penumpangan tangan oleh uskup dan para imam, doa tahbisan, pemberian stola dan kasula, pengurapan tangan, hingga penyerahan Kitab Suci dan perlengkapan misa.

Para orang tua menyerahkan dan memakaikan kasula dan stola pada anak (Imam Baru)

Suasana haru menyelimuti gereja ketika orang tua para imam baru maju memakaikan stola dan kasula kepada putra mereka, tanda penyerahan dan syukur atas panggilan imamat yang diterima.

Menjelang akhir misa, Uskup Adrianus mengumumkan penugasan untuk 7 imam baru:

• RD. Silvester Rasun Moro – Seminari Menengah Mario John Boen Pangkalpinang

• RD. Edmundus Stefan Nikolas Suban – Pastor Vikaris Paroki Stella Maris Tarempa

• RD. Mitsiebenson Sitepu – Seminari Menengah Mario John Boen Pangkalpinang

• RD. Lorensius Novensus – Pastor Vikaris Paroki Santo Fransiskus Asisi Koba

• RD. Prado Persada Vinansius Tarigan – Pastor Vikaris Paroki Katedral Santo Yosef Pangkalpinang

• RD. Agustinus Bergman Jebaut – Paroki Santo Fransiskus Asisi Kabil

• RD. Giani Silvano Guntur Seran – Paroki Santo Carolus Boromeus Ujung Beting

Sebagai penutup, ketujuh imam baru untuk pertama kalinya berdiri bersama di altar dan memberikan berkat perdana kepada umat sebuah momen penuh syukur yang menandai awal perutusan mereka dalam Gereja. (Vsh)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi