Home GEREJA Datang Jauh ke Pangkalpinang, Romo Ferry Buka PR Besar bagi Para Imam Keuskupan Pangaklpinang

Datang Jauh ke Pangkalpinang, Romo Ferry Buka PR Besar bagi Para Imam Keuskupan Pangaklpinang

by Veronika Suci Handayani

Pangkalpinang, Berkatnews.com – RD. Dr. Ferry Sutrisna Widjaja ,Imam dari Keuskupan Bandung hadir di dalam pertemuan para Imam Keuskupan Pangkalpinang untuk mengisi sesi ketiga pertemuan dan rekoleksi para imam dan diakon pada hari ke – 2 Rabu, (22/04/2026).

Dalam sesi yang selaras dengan fokus pastoral Keuskupan Pangkalpinang tentang merawat rumah bersama.

Romo Ferry mengulas motivasi, peluang, hingga tantangan keterlibatan imam dalam pastoral ekologis, termasuk pentingnya membangun jejaring dengan berbagai pihak. Kehadirannya di Keuskupan Pangkalpinang sejalan dengan fokus pastoral bertahun-tahun bersama, yakni merawat rumah kita bersama.

RD. Dr. Ferry Sutrisna Widjaja, Imam Keuskupan Bandung

Ia menegaskan bahwa keterlibatan dalam merawat lingkungan bukanlah tambahan atau pilihan sampingan dalam hidup imamat. Mengacu pada Laudato Si’ artikel 217, Romo Ferry menekankan bahwa tanggung jawab ekologis merupakan bagian integral dari panggilan imam, sekaligus panggilan Gereja untuk ikut memajukan kesejahteraan umum.

Saat ditemui tim Berkatnews.com, Romo Ferry mengajak para imam dan umat untuk berjalan bersama Uskup, mewujudkan fokus pastoral Keuskupan Pangkalpinang tahun 2026 dengan semangat sukacita.

“Apakah yang harus kita lakukan hal-hal besar? Tidak harus. Tidak ada peran besar atau kecil. Lakukan saja sesuatu yang mungkin kecil, tetapi bisa kita lakukan dan dilakukan dengan sukacita, supaya ada perubahan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung berbagai persoalan ekologis yang dihadapi wilayah Keuskupan Pangkalpinang, mulai dari dampak pertambangan timah di Bangka dan Belitung, pencemaran limbah, hingga kerusakan lingkungan di wilayah kepulauan akibat limbah minyak yang merusak terumbu karang, mengganggu nelayan, dan berdampak pada sektor pariwisata.

Menurutnya, persoalan besar tersebut tidak boleh membuat Gereja berdiam diri. Di sisi lain, masalah yang lebih dekat seperti sampah, ketahanan pangan, dan kesehatan juga tidak bisa diabaikan.

“Ada banyak PR. Oleh karena itu saya ingin mengajak semua umat di Pangkalpinang, para imam bersama Uskup, sungguh-sungguh berjuang. Ini bagian integral dari panggilan kita sebagai orang Katolik dan sebagai imam,” lanjutnya.

Di akhir wawancara, Romo Ferry kembali mengingatkan bahwa bumi adalah ibu yang telah memberi kehidupan bagi manusia. Maka jangan sampai melupakan kebaikan ibu bumi, rawat dan jagalah bumi ini agar tetap indah, hijau, bersih, sehat, dan biarlah seluruh pulau juga bersuka cita. (Vsh)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi