Home GEREJA Awali Pertemuan Para Imam,Bapa Uskup Adrianus Kembali Tegaskan Fokus Pastoral 2026

Awali Pertemuan Para Imam,Bapa Uskup Adrianus Kembali Tegaskan Fokus Pastoral 2026

by Veronika Suci Handayani

Pangkalpinang ,Berkatnews.com— Pertemuan Para Imam Keuskupan Pangkalpinang hari pertama, Selasa, 21 April 2026, langsung diarahkan pada satu perhatian besar yaitu ke mana Gereja melangkah dan apa yang menjadi fokus bersama ke depan. Arah itu ditegaskan disesi awal oleh Bapa Uskup Adrianus Sunarko, OFM Uskup Keuskupan Pangkalpinang, yang memaparkan Fokus Pastoral Keuskupan tahun 2026.

Dalam sesi ini , Bapa Uskup Adrianus mengajak para imam melihat perjalanan Gereja sebagai proses yang terus berjalan, bukan langkah yang terputus-putus.

Bapa Uskup menyebutkan lima elemen penting yang menjadi pijakan bersama, yakni Dokumen Akhir Sinode 2024, Pathways for Implementation 2025, Bangkok Document FABC-50 tahun 2023, SAGKI 2025, dan yang paling ditekankan, Fokus Pastoral Keuskupan Pangkalpinang 2026.

Dari keseluruhan kerangka tersebut, Uskup Adrianus menegaskan satu garis utama: “Bertanggung jawab bersama dalam melaksanakan misi untuk memelihara rumah bersama.” Fokus pastoral ini sebuah panggilan iman yang perlu dihidupi bersama.

Bapa Uskup menjelaskan, tanggung jawab bersama menunjuk pada tekad Gereja untuk terus berjalan bersama dalam semangat sinodal. Melaksanakan misi berarti Gereja tidak boleh menutup diri dan sibuk dengan urusan internal, melainkan keluar untuk mewartakan Injil Kerajaan Allah di tengah dunia dan masyarakat.

Namun, unsur yang menjadi perhatian khusus pada tahun 2026 adalah misi untuk memelihara rumah bersama.

Dalam pemaparannya, Uskup Adrianus kembali menekankan bahwa perhatian pada rumah bersama bukan hanya soal program atau langkah teknis semata, tetapi terlebih merupakan proses kesadaran iman.

Ia mengajak para imam untuk menumbuhkan kesadaran pribadi dan bersama sebagai orang beriman dan sebagai Gereja. Menurutnya, langkah-langkah konkret memang kompleks dan sangat bergantung pada konteks, membutuhkan keahlian serta kerja sama dengan berbagai pihak, namun semuanya harus berangkat dari kesadaran iman yang terus dibangun.

Arah pastoral ini juga ditegaskan tidak meniadakan perhatian Gereja pada anak-anak, remaja, keluarga, kaum difabel, lansia, migran dan perantau, serta kaum perempuan, yang selama ini telah dihidupi dalam karya pastoral di berbagai tempat. Justru, perhatian tersebut semakin diperdalam dengan mengerucut fokus pastoral pada perawatan rumah bersama sebagai wujud nyata cara beriman Gereja.

Usai sesi pertama selesai, kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua yang diisi oleh Dr. Ir. Ismed Inonu, M.Si., dosen Universitas Bangka Belitung, yang akan membahas ekologi dan lingkungan hidup dalam jaringan ekosistem dari sudut pandang ilmiah dan akademik, sebagai pengayaan atas fokus pastoral yang telah disampaikan. (Vsh)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi