Home GEREJA Sukacita Lustrum ke-III, Seminari Menengah Mario John Boen Menapaki 15 Tahun

Sukacita Lustrum ke-III, Seminari Menengah Mario John Boen Menapaki 15 Tahun

by Veronika Suci Handayani

Pangkalpinang, Berkatnews.com — Komunitas Seminari Menengah Mario John Boen merayakan 15 tahun perjalanan pendidikannya dalam perayaan Ekaristi syukur Lustrum III yang digelar Jumat, (15/05/2026) . Hari Ulang Tahun Seminari Menengah Mario John Boen ini jatub pada setiap tanggal 25 April. Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Bapa Adrianus Sunarko,OFM bersama para imam konselebran  dan berlangsung penuh sukacita meski hujan deras mengguyur sejak awal perayaan.

Cuaca yang kurang bersahabat tak menyurutkan antusiasme umat dan para undangan yang hadir untuk bersyukur bersama atas perjalanan panjang lembaga pembinaan calon imam ini.

Perayaan Ekaristi dipimpin Bapa uskup bersama para Imam Konselebran

Perayaan syukur ini mengusung tema “Communitas Seminarii Mario Ioannis Boen ut Discipuli et Servi Dei, pro Domo Communi Responsabiles”, yang dimaknai sebagai panggilan komunitas Seminari Mario John Boen untuk hidup sebagai murid dan hamba Allah yang bertanggung jawab atas rumah bersama. Tema ini menegaskan identitas seminari bukan semata tempat pendidikan formal, melainkan rumah pembinaan iman, karakter, dan tanggung jawab pelayanan—tempat para seminaris dibentuk agar matang secara rohani, intelektual, emosional, dan sosial sebelum diutus ke tengah Gereja dan masyarakat.

Bapa uskup Adrianus sampaikan Homili

Dalam homili, Bapa Uskup mengajak seluruh komunitas melihat proses pembinaan melalui teladan Rasul Paulus dan Rasul Petrus. Keduanya, meski dikenal sebagai rasul besar, tidak serta-merta menjadi matang tanpa proses panjang. Paulus harus melewati krisis besar, bahkan kebutaan, sebelum berjumpa dengan Kristus dan diutus dengan penuh semangat. Dari proses formasi yang tidak mudah itulah, lahir kedewasaan iman dan keberanian untuk menjadi saksi, bahkan sampai mengorbankan nyawa. Uskup menekankan bahwa di balik krisis dan kesulitan, selalu ada peluang untuk bertumbuh, menemukan “mutiara kehidupan”, dan menjadi pribadi yang matang dalam iman.

Selama perjalanan 15 tahun ini, Seminari Menengah Mario John Boen telah membuahkan hasil nyata dengan lahirnya sepuluh imam baru. Sebelum perayaan Lustrum ini, para seminari telah melakukan berbagai kegiatan untuk menyemarakkan HUT ke 15 Tahun Seminari Menengah Mario John Boen yaitu mkegiatan Safari Panggilan ke berbagai paroki serta, untuk pertama kalinya tahun ini, menyelenggarakan lomba paduan suara tingkat SMP se-Pulau Bangka.

Launching Buku Ragam Kilau Budaya Indonesia

Dalam rangkaian semarak Lustrum III, SMAK Seminari Mario John Boen Pangkalpinang juga meluncurkan Buku Kumpulan Puisi Edisi II berjudul “Ragam Kilau Budaya Indonesia”. Buku ini diluncurkan pada 9 Mei 2026 oleh Romo Antonius Moa Tolipung selaku Rektor Seminari. Kumpulan puisi ini merupakan karya bersama para formator, guru, karyawan, dan seminaris yang dihimpun selama kurang lebih dua tahun, sebagai wujud apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Perayaan ini juga menjadi momen mengenang sosok Pastor Mario John Boen, imam pribumi pertama Indonesia sekaligus pribumi pertama Keuskupan Pangkalpinang, yang menjadi pelindung seminari ini. Nilai-nilai hidup yang diwariskannya kesederhanaan, kesetiaan, kasih, bela rasa, semangat berkorban dan mengabdi, serta keberanian terus dihidupi dalam proses pembinaan para seminaris.

Rektor Seminari Menengah Mario John Boen, Romo Antonius Moa Tolipung

Rektor Seminari Menengah Mario John Boen dalam sambutannya mengungkapkan bahwa keutamaan Pastor Mario John Boen menjadi roh yang menjiwai seluruh proses formatio, agar para seminaris bertumbuh dalam hikmat, berkenan di hadapan Allah dan manusia, berakar pada Kristus, hidup dalam komunio, serta siap diutus sebagai pelayan Gereja dan bangsa yang kontekstual, berlandaskan nilai Kristiani dan Pancasila.

Menjelang berkat penutup, Bapa Uskup secara resmi mengesahkan Dekret Buku Pedoman Seminari Menengah Mario John Boen, didampingi oleh Rektor Seminari. Pedoman ini diharapkan menjadi dasar pembinaan yang semakin terarah dan menghasilkan semakin banyak buah panggilan yang berkualitas.

Pengesahan Buku Pedoman oleh Bapa Uskup Adrianus

“Tanpa pedoman saja sudah dapat 10 Imam ya, nanti dengan pedoman mudah-mudahan lebih banyak dan lebih berkualitas. Terima kasih kepada tim yang sudah mempersiapkan di Bimbing Romo Anton dan teman-teman”, ungkap Bapa Uskup

Tiup lilin dan pemotongan tumpeng

Pemberian penghargaan pada Staf/Guru yang pernahj mengabdi di Seminari Menengah Mario John Boen

Usai perayaan Ekaristi, sukacita berlanjut dalam acara ramah tamah yang ditandai dengan tiup lilin dan pemotongan tumpeng oleh Bapa Uskup. Pada kesempatan yang sama, Rektor Seminari Menengah Mario John Boen memberikan penghargaan kepada para guru serta staf dan karyawan yang telah mengabdi dan menjadi bagian penting dalam perjalanan 15 tahun seminari ini. (Vsh)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

phone hack apply job vacancy nonton film streaming teknosehat blog kesehatan, kecantikan, dan teknologi