Berkatnews.com – Sibolga, 23 Juni 2026 – Semangat persaudaraan dan panggilan untuk semakin berakar dalam Kristus mewarnai keikutsertaan Seminari Menengah Mario John Boen Pangkalpinang dalam Jambore Seminari Menengah Se-Sumatera 2026 yang diselenggarakan di Kota Sibolga, Sumatera Utara, pada tanggal 23–26 Juni 2026. Kegiatan yang mempertemukan para seminaris dari berbagai seminari menengah di Pulau Sumatera ini menjadi momen yang istimewa untuk mempererat tali persaudaraan, memperkaya pengalaman hidup berkomunitas, serta meneguhkan semangat panggilan sebagai calon imam.
Dalam kegiatan tersebut, Seminari Menengah Mario John Boen Pangkalpinang mengutus sepuluh orang seminaris, yang terdiri atas lima seminaris kelas X dan lima seminaris kelas XI. Para peserta didampingi oleh Romo Greg, serta dua orang guru pendamping, yaitu Ibu Elsa dan Ibu Lelis. Keikutsertaan mereka merupakan bentuk komitmen Seminari Menengah Mario John Boen dalam membina para seminaris agar semakin berkembang secara manusiawi, rohani, intelektual, dan sosial melalui pengalaman perjumpaan dengan sesama seminaris dari berbagai daerah.

Perjalanan para Seminari Menengah Mario John Boen menuju Sibolga
Perjalanan menuju Sibolga menjadi sebuah pengalaman yang penuh makna tersendiri. Rombongan memulai keberangkatan dari Pangkalpinang melalui jalur darat dan laut, melintasi berbagai daerah dengan rute Pangkalpinang – Muntok – Palembang – Sibolga. Perjalanan yang ditempuh mencapai kurang lebih 55,5 jam, sebuah perjalanan panjang yang tentu membutuhkan ketahanan fisik dan semangat kebersamaan yang kuat. Meskipun harus menempuh perjalanan selama lebih dari dua hari, rasa lelah yang dirasakan tidak mengurangi antusiasme para seminaris. Suasana penuh kegembiraan, canda, dan semangat persaudaraan justru mewarnai setiap tahap perjalanan. Kebersamaan yang terjalin selama perjalanan menjadi bagian dari proses pembinaan yang berharga bagi para peserta.
Jambore Seminari Menengah Se-Sumatera tahun 2026 diikuti oleh empat seminari menengah yang tersebar di berbagai wilayah Sumatera, yakni Seminari Menengah Christus Sacerdos Pematangsiantar, Seminari Menengah St. Maria Nirmala Padang, Seminari Menengah St. Paulus Palembang, dan Seminari Menengah Mario John Boen Pangkalpinang. Kehadiran para seminaris dari keempat lembaga pendidikan calon imam ini menghadirkan suasana persaudaraan yang hangat dan penuh sukacita. Berbagai latar belakang budaya, bahasa, dan tradisi yang berbeda justru menjadi kekayaan yang mempererat kebersamaan di antara para peserta.
Mengusung tema “Berakar dalam Kristus, Bertumbuh dalam Persaudaraan, Diutus bagi Dunia”, jambore ini menjadi sarana pembinaan yang menekankan pentingnya kehidupan yang berpusat pada Kristus, sekaligus mengembangkan semangat persaudaraan dan kesiapsediaan untuk melayani. Tema tersebut mengajak setiap seminaris untuk semakin mendasarkan hidupnya pada Kristus sebagai sumber kekuatan dan harapan, membangun relasi persaudaraan yang tulus dengan sesama, serta mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang siap diutus demi Gereja dan masyarakat.

Kegiatan Jambore Seminari Se-Sumatera 2026 di Sibolga
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan selama jambore menjadi kesempatan berharga bagi para seminaris untuk saling mengenal, belajar bekerja sama, serta mengembangkan semangat kebersamaan. Selain menjadi wadah untuk bertukar pengalaman mengenai kehidupan seminari, jambore ini juga menjadi ruang untuk membangun persahabatan yang melampaui batas-batas daerah dan budaya. Dalam suasana persaudaraan tersebut, para seminaris diajak untuk semakin menyadari bahwa mereka dipersatukan oleh satu tujuan yang sama, yakni menjawab panggilan Tuhan dan mempersiapkan diri menjadi pelayan Gereja di masa depan.
Bagi Seminari Menengah Mario John Boen Pangkalpinang, keikutsertaan dalam Jambore Seminari Menengah Se-Sumatera 2026 merupakan kesempatan yang sangat berharga. Melalui kegiatan ini, para seminaris tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga semakin diteguhkan dalam perjalanan panggilan mereka. Semangat kebersamaan yang dibangun selama perjalanan maupun selama kegiatan berlangsung menjadi bekal penting dalam membentuk pribadi-pribadi yang matang, terbuka, dan memiliki semangat pelayanan.
Jambore Seminari Menengah Se-Sumatera 2026 menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan di antara para calon imam terus tumbuh dan berkembang. Dengan berakar kuat dalam Kristus, para seminaris diharapkan mampu bertumbuh dalam persaudaraan yang sejati serta siap diutus untuk menjadi saksi kasih dan harapan bagi dunia. Dari Sibolga, semangat persaudaraan dan panggilan itu terus berkobar, menguatkan langkah para seminaris untuk melanjutkan perjalanan menuju cita-cita luhur menjadi imam yang setia dan melayani umat dengan sepenuh hati. (Rm Greg/Vsh)
