Fidel Castro Meninggal di Usianya yang ke 90

BerkatNews.com. Dilansir Radio Vatikan (26/11/2016 08:30), Mantan Presiden Fidel Castro, telah meninggal pada usia 90. Saudaranya Presiden Raul Castro mengatakan di stasiun televisi pemerintah bahwa kakaknya meninggal pada pukul 22:29 Jumat.

Fidel Castro memerintah Kuba sebagai negara dengan satu partai selama hampir 50 tahun sebelum Raul menggantikannya lebih dari delapan tahun yang lalu.

Suatu masa Era Revolusi, yang mengguncang dan mengubah dunia di masa itu, dengan kematian Fidel Castro, arsitek Revolusi Kuba.

Sampai akhir hidupnya, hanya sepuluh tahun menuju satu abad, Fidel Castro adalah seorang Marxis revolusioner garis keras. Ia memerintah Kuba selama hampir lima puluh tahun dan telah melalui sepuluh kali pemilihan Presiden AS. Krisis rudal Kuba pada tahun 1962, membawa Dunia nyaris terjadi perang nuklir.

Kunjungan Paus St. Yohanes Paulus II pada tahun 1998 semakin mencairkan suasana, menegaskan bahwa meskipun Fidel adalah komunis seumur hidup, pendidikan yang ia terima dari para Yesuit dalam arti tertentu mengaburkan klaim tentang ateismenya.

Kejatuhan blok Timur telah membuat Kuba jatuh ke dalam kemiskinan ekonomi, hanya agak mereda dengan bantuan Presiden Venezuela Hugo Chavez. Reformasi bertahap dan hati-hati dari Raul, telah menyebabkan pemulihan yang tak pernah terpikirkan, hubungan diplomatik dengan Washington pada tahun 2014.

Selain pertemuannya dengan Paus Yohanes Paulus II, Castro juga telah bertemu dengan  Paus Emeritus Benediktus XVI, dan yang paling baru Paus Fransiskus pada kunjungan kepausannya ke negara itu.


costmust/BerkatNews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *