Tanjungpandan, 14 Juni 2026 – Semangat Pro Ecclesia et Patria (Untuk Gereja dan Tanah Air) menggema di Aula Paroki Regina Pacis Tanjungpandan, Minggu (14/6/2026), saat Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Belitung resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2029.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Apt. Bernadus Reco, S.Farm., disaksikan oleh Pastor Paroki Regina Pacis Tanjungpandan, para tokoh gereja, serta anggota Pemuda Katolik dan umat yang hadir.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran kaum muda Katolik sebagai kader yang berintegritas, militan, kolaboratif, serta mampu memberikan dampak nyata bagi Gereja dan masyarakat.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat melalui pembacaan Pancasila, Tri Prasetya Pemuda Katolik, Surat Keputusan Pengangkatan Pengurus, pengukuhan kepengurusan, penandatanganan berita acara, serta pembacaan janji pengurus yang menandai dimulainya masa pengabdian kepengurusan baru.

Mengusung tema “Membentuk Kaum Muda yang Militan, Kolaboratif, dan Berdampak bagi Gereja dan Tanah Air” , kegiatan ini menegaskan bahwa pelantikan bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari sebuah perjalanan pelayanan dan pengabdian.
Dalam sambutannya, Ketua Komda Pemuda Katolik Bangka Belitung, Apt. Bernadus Reco, S.Farm., menegaskan bahwa jabatan dalam organisasi merupakan panggilan untuk melayani.
“Pelantikan bukan tentang acara yang mewah, tetapi tanda bahwa pelayanan siap dimulai. Anda dilantik bukan untuk dilayani, melainkan menjadi pelayan. Harapannya, teman-teman bertumbuh menjadi kader-kader militan yang berjuang bagi Gereja dan Tanah Air. Karena itu, proses kaderisasi, program kerja, dan pengembangan organisasi harus terus dijalankan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Belitung terpilih, Virgi Fricscho mengajak seluruh pengurus untuk menjaga semangat kebersamaan dan komitmen dalam menjalankan roda organisasi.
“Ini bukan perjalanan singkat, melainkan perjalanan pengabdian. Mari kita pastikan organisasi ini berjalan seirama, bergandengan tangan, dan berpegang teguh pada visi serta misi Pemuda Katolik,” tegasnya.
Pastor Paroki Regina Pacis Tanjungpandan, RD Fransiskus Pascalis, turut memberikan pesan agar Pemuda Katolik hadir secara aktif baik dalam kehidupan menggereja maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.
“Semboyan Pro Ecclesia et Patria harus dihidupi dalam tindakan nyata, bukan sekadar menjadi slogan deklaratif. Pemuda Katolik harus hadir dan berkontribusi, baik dalam kegiatan gereja maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Terbentuknya Komcab Pemuda Katolik Belitung juga merupakan hasil kerja sama dan komunikasi yang intensif antara Seksi Kerawam Paroki Regina Pacis Tanjungpandan dengan Pemuda Katolik Komda Bangka Belitung.
Koordinator Seksi Kerawam Paroki Regina Pacis Tanjungpandan, Yohanes Johan Wijaya, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan dan antusiasme kaum muda Katolik Belitung dalam proses pembentukan organisasi tersebut.
“Kehadiran Pemuda Katolik Komcab Belitung menjadi pintu masuk untuk membangun jejaring, memperkuat karya sosial kemasyarakatan, serta mengambil bagian dalam advokasi publik. Organisasi ini harus menjadi sarana peningkatan kualitas dan kapasitas anggotanya sehingga mampu berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Sebelum Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) dan pelantikan dilaksanakan, Pemuda Katolik terlebih dahulu menggelar Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) sebagai proses pengenalan organisasi dan kaderisasi awal. Kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 20 orang kaum muda Katolik dari berbagai wilayah di Kabupaten Belitung.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, Pemuda Katolik Komcab Belitung diharapkan mampu menjadi wadah kaderisasi yang melahirkan generasi muda Katolik yang tangguh, memiliki kepedulian sosial, serta siap berkontribusi dalam pembangunan Gereja dan bangsa sesuai semangat Pro Ecclesia et Patria. (BRC)
Narahubung:
Pemuda Katolik Komda Kepulauan Bangka Belitung
Tagline:
Pro Ecclesia et Patria – Untuk Gereja dan Tanah Air
