“PANGGILAN BUNDA MARIA” Berdoa Rosario di Bulan Oktober

Oleh RP. Thomas Sukotriraharjo, SSCC Pastor Paroki Blessed Sacrament Church (Singapore)
Oleh RP. Thomas Sukotriraharjo, SSCC
Pastor Paroki Blessed Sacrament Church (Singapore)

Salah satu devosi Katolik yang terpopuler adalah berdoa Rosario, devosi untuk menghormati Santa Perawan Maria. Kita memohon kepada Bunda Maria pertolongan dan perlindungan untuk kebutuhan kita. Gereja merayakan Pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario pada tanggal 7 Oktober. Tetapi apakah anda tahu bahwa pesta ini dicanangkan untuk mengenang dan memperingati kemenangan militer yang menakjubkan pada Pertempuran Lepanto pada abad ke-16? Kemenangan ini diperoleh dari Bunda Maria dengan berdoa Rosario. Sejak itu, Bulan Oktober secara tradisi ditetapkan sebagai “Bulan Rosario” dan pada tahun 1884, Paus Leo XIII secara resmi menetapkan Bulan Oktober sebagai Bulan Rosario, dan meminta seluruh Gereja mendedikasikan atau mengkhususkan seluruh Bulan Oktober sebagai Bulan Rosario dan berdoa Rosario setiap hari.

Kuasa dan Pentingnya Rosario

Delapan ratus tahun yang lalu, St. Dominikus mempopulerkan pendarasan doa Rosario dan sejak itu, melalui doa yang penuh kuasa ini, terjadi mukjizat yang tak terbilang terjadi dan kemenangan-kemenangan didapatkan. Sejarah doa Rosario penuh dengan kemenangan-kemenangan yang mengagumkan di mana mereka yang berdevosi kepada doa Rosario mengalami kemenangan yang besar dan seringkali dengan kejadian-kejadian yang aneh dan sulit dipahami oleh akal sehat. Bagaimanapun, Pesta Santa perawan Maria Ratu Rosario juga merupakan sesuatu yang mengingatkan begitu banyak kemenangan yang luar biasa yang didapat dengan perantaraan Bunda Maria. Di sini ditampilkan hanya beberapa kemenangan dan mukjizat yang mengagumkan yang diperoleh melalui doa Rosario, dari waktu St. Dominikus sampai zaman modern ini.

1213 – Kemenangan Muret (Perancis): “Kemenangan Rosario” yang pertama. Ketika orang-orang Kristen berada dalam pertempuran melawan kaum bidaah Albigensians, St. Dominikus mengajar mereka berdoa Rosario yang mereka doakan dengan setia dan mereka menang. Kemenangan ini menjadi awal dan dialami sepanjang sejarah kemenangan militer melalui doa Rosario. Kapel pertama yang didedikasikan untuk Rosario dibangun di Muret.

1571 – Pertempuran Lepanto: Kemenangan Rosario yang paling terkenal dan sangat penting. Pada tanggal 7 Oktober, 1571 pasukan Turki mencoba untuk menyerbu Eropa yang Kristen di Lepanto (pantai Yunani). Paus St. Leo V meminta umat Katolik untuk berdoa Rosario dengan intensi khusus bahwa Turki akan gagal menyerang Eropa. Jumlah serdadu Kristen tidak sebanding 3 banding 1. Bersyukur berkat doa Rosario terjadi keajaiban, orang Kristen memperoleh kemenangan. Kemenangan ini merupakan salah satu kemenangan militer yang sangat penting dalam sejarah dan mengamankan Eropa dari pendudukan Turki.

1945 – Hiroshima, Jepang: Ketika bom atom menghancurkan Hiroshima pada tahun 1945, Pastor Hubert Schiffer dan tujuh pastor Yesuit lainnya tinggal di dekat lokasi bom yang selamat, sementara setiap orang dalam jarak atau radius 1 mile musnah dan yang lain yang tinggal jauh dari lokasi meninggal karena dampak radiasi bom nuklir. Para Yesuit yang selamat membuat banyak orang terheran-heran. Dan mereka juga tidak mengalami penderitaan akibat radiasi bom nuklir itu. Para imam Yesuit itu menjalani pemeriksaan berulang kali bertahun-tahun mengapa mereka selamat; “Kami selamat karena kami hidup sesuai dengan pesan Bunda Maria dari Fatima. Kami hidup dan berdoa Rosario setiap hati di rumah.”

1955 – Austria: Pada tahun 1945, tentara Soviet mulai menguasai Austria dan dari tahun 1946 dan seterusnya. Suatu kelompok Rosario Perang Salib diorganisir yang sepuluh persen dari penduduk berdoa lima perpuluhan Rosario setiap hari untuk kedamaian dalam negera dan penarikan pasukan Soviet. Pada tahun 1955, pasukan Soviet entah kenapa dan secara damai meninggalkan Austria seteah 10 tahun pendudukannya. Ini merupakan satu-satunya dalam sejarah Uni Soviet yang secara suka rela keluar dari sebuah negara yang didudukinya, tanpa adanya api pertempuran. Sebagaimana mereka meninggalkan Austria, sebuah prosesi atau arak-arakan diorganisir sebagai ucapan syukur di mana Dewan Penasihat Negara (Perdana Menteri), menyampaikan pidato di depan kumpulan orang yang begitu besar, “Kami ingin menyampaikan sebuah doa syukur ke sorga dan mengakhiri pidato inidengan kata-kata: “Kita bebas! Bunda Maria, kami berterimakasih kepadamu!”.

1964 dan 1975 (Brasil dan Portugal): Kedua negara Brasil pada th 1964 dan Portugal 1975 bertahan dalam pemerintahan Komunis dengan kuasa doa Rosario. Bahwa doa Rosario itu begitu dahsyat maka tidaklah heran karena seperti Bunda Maria telah membuat 15 janji yang luar biasa (memlalui St. Dominikus dan Beata Alan de la Roche), kepda mereka yang berdoa Rosario setiap hari. Janji-janjinya, seperti: “Aku berjanji perlindungan khusus dan rahmatyang besar”, “Apa yang kamu mohonkan dengan Rosario saya maka kamu akan memperolehnya.” Dan “Mereka yang mempercayakan diri mereka kepadaku melalui doaRosario tidak akan binasa.

Dalam setiap penampakan dari enam penampakan di Fatima dari bulan Mei – Oktober 1917, Bunda Maria secara khusus meminta untuk berdoa Rosario yang didoakan setiap hari. Sebagaimana ditekankan betapa pentingnya doa Rosario, pada penampakan terakhir pada tanggal 13 Oktober 1917 (yang akhirnya bulan ini (Oktober) dikhususkan untuk Doa Rosario), Bunda Maria menyatakan: “Akulah Bunda Rosario”. Tidak ada doa-doa lainnya yang Bunda Maria minta dari kita selain Doa Rosario. Selamat Bulan Rosario dan marilah kita gunakan hari-hari kita selama bulan Oktober ini yang kita kenal sebagai Bulan Rosario untuk berdoa Rosario, khususnya kita berdoa untuk perdamaian dunia, sebagaimana Bunda Maria minta kepada kita, anak-anaknya. Berkah Dalem Gusti.

Singapore, 7 Oktober 2016

Perayaan Wajib St. Perawan Maria Ratu Rosario

 Thomas Sukotriraharjo, SSCC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.