Program Pembenuman: Kunjungan AsIPA Resource Team (ART) ke KBG di Kerala, India

BerkatNews.com. Sebelum Tim Sumber Daya AsIPA FABC (ART FABC) melakukan pertemuan pada bulan Agustus yang lalu, Bibiana Joohyun Ro (Sekretaris Eksekutif AsIPA Desk), Pastor Thomas Vijay (Sekretaris Eksekutif Tim Layanan Nasional KBG India) dan Bpk. Gordon Morris (Anggota ART) bertemu Uskup Agung Francis Kallarackal dari Keuskupan Agung Verapoly bersama dua vikaris jenderal.kerala1

Uskup Agung Francis Kallarackal menjelaskan detail bahwa di wilayah Kerala, Gereja Partisipatif menjadi visi pastoral dan KBG menjadi prioritas pastoral untuk mewujudkan visi tersebut sejak tahun 2012, meskipun KBG telah di promosikan sejak tahun 1980 an. KBG telah meresap kedalam gerak pastoral pada 12 keuskupan yang ada di wilayah Kerala sebagai miniatur Gereja itu sendiri. Uskup menjelaskan bahwa dalam Keuskupan Agung Verapoly ada 105 paroki, 125 imam dan 2.165 KBG dari total 65.000 keluarga.

Di Kerala, pedoman KBG telah disediakan. Oleh karena itu KBG setiap KBG memiliki struktur yang lebih kurang sama. Dalam KBG biasanya mereka memulai pertemuan dengan doa, biasanya juga doa rosario, dan membaca teks Kitab Suci sesuai kelender liturgi yang diberikan dari keuskupan atau kadang teks Alkitab yang dibawakan fasilitator dari tim KBG yang datang sebulan sekali. Setelah itu mereka membahas beberapa pertanyaan terkait dengan teks Alkitab yang barusan direnungkan dan mendengarkan laporan dari pertemuan KBG sebelumnya dan beberapa pengumuman. Mereka juga membahas cara-cara yang mereka dapat lakukan untuk membantu tidak hanya anggota KBG tetapi juga orang lain di lingkungannya. Banyak KBG terlibat aktif dalam karya kasih seperti mengunjungi orang sakit, menawarkan beasiswa bagi siswa kurang mampu dan mendukung keluarga ekonomi lemah dalam KBG.

kerala3Setelah pertemuan ART dari 13-19 Agustus 2016, Bibiana mengunjungi 6 KBG dari 5 paroki di tiga keuskupan di Kerala, India – Keuskupan Agung Verapoly, Keuskupan Cochin dan Keuskupan Kottapuram.  Pastor Gregory Arby, Koordinator regional KBG Kerala mempersiapkan program pembenuman ini dengan sangat baik bekerja sama dengan koordinator KBG keuskupan, Pastor Sibichan dari Keuskupan Cochin dan Pastor Clifford dari  Keuskupan Kottapuram.

Ketika Bibiana bertemu dengan Uskup Joseph Karikassery dari Keuskupan Kottapuram pada kesempatan Kongres Aksi Panggilan Regional, tanggal 14 Agustus, ia mengatakan bahwa ia telah terus-menerus hadir di KBG-KBG dalam paroki, ini menunjukkan prioritas pastoral di KBG.kerala4

Dari 6 KBG yang dikunjungi, kebanyakan terdiri dari orang tua dan anak-anak. Kebanyakan dari mereka masih memiliki cukup banyak besar anggota, sekitar 40-70 anggota. Ketika mereka ditanya apa yang mereka peroleh dari KBG untuk kehidupan dan keluarga mereka, banyak dari mereka memberikan respon positif sebagai beriku:

  • Banyak belajar dari Sabda, bertumbuh dalam iman
  • Hidup berbagi dalam iman dan persatuan
  • Saling tolong menolong
  • Berpartisipasi dalam berbagai bentuk kegiatan di paroki
  • Mengembangkan kepemimpinan dan bakat, khususnya bakat anak-anak
  • Mengetahui dan memahami satu sama lain lebih erat termasuk kesulitan dan masalah yang dihadapi
  • Inspirasi dan dorongan untuk terlibat dalam menjangkau orang lain dan isu-isu sosial
  • sebagai platform untuk mengirimkan calon iman untuk generasi baru dan untuk pembentukan panggilan

kerala5Di Kerala, pembentukan KBG dan pembinaan KBG telah menghasilkan banyak hal, membuat jelas visi Gereja sebagai Gereja Partisipatif, membangun struktur KBG di daerah / keuskupan dan tingkat paroki, menyediakan bahan bulanan untuk pertemuan KBG, program pemberdayaan pemimpin di KBG, dll.

Akhirnya, Bibiana bergabung dengan pertemuan regional KBG di Kerala pada 19 Agustus yang dihadiri oleh semua koordinator KBG tingkat keuskupan. Agenda utama yang dibahas adalah even besar yang akan datang, “Kongres Misi KBG” yang akan diselenggarakan dari 06-08 Oktober 2017 di Shrine Basilica Nasional Our Lady of Vallarpadam. Sebenarnya itu awalnya terinspirasi oleh Konvensi Nasional KBG Pertama di Goa pada 2014. Oleh karena itu, telah disiapkan dan dikembangkan sebagai proyek selama tiga tahun. Untuk acara ini, mereka mengharapkan kehadiran 4.000 delegasi dari seluruh 12  keuskupan dari Kerala.kerala6

Dilansir Bibiana Joohyun Ro
Sekretaris Eksekutif FABC OLF AsIPA Desk


Diterjemahkan oleh BerkatNews.com dari Newsletter “Laity-FABC” Edisi September 2016.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *