Prosesi Salib IYD 2016 Keuskupan Pangkalpinang Digelar

Beragam kegiatan menyongsong Indonesian Youth Day (IYD) atau Hari Orang Muda se-Indonesia pada Oktober 2016 mendatang, telah berkobar di berbagai keuskupan di Indonesia termasuk keuskupan Pangkalpinang. Setelah dua salib IYD dari dua kevikepan berbeda yakni Kevikepan Bangka Belitung (Babel) dan Kevikepan Kepulauan Riau (Kepri) diberkati Uskup Pangkalpinang Mgr Hilarius Moa Nurak, SVD lewat ekaristi akbar bersama umat bertempat di paroki St. Bernadeth Pangkalpinang-Bangka, Minggu (20/3) lalu, yang juga bertepatan dengan perayaan jubileum Orang Muda Katolik (OMK) tingkat keuskupan Pangkalpinang, prosesi salib pun mulai digelar.

Dua hari berselang, salib IYD Kevikepan Kepri berlatar belakang salib ornamen Melayu, diarak menuju paroki St. Carolus Borromeus Ujung Beting. Dari sana salib diarak mengunjungi beberapa stasi lintas pulau seperti pulau senayang, pulau senang, pulau sebangka-Limas, Cempa, pulau manik, pulau pulun dan Dabo singkep.

Menurut ketua Komkep Kepri Romo Stelo Sanggu Pr, prosesi salib di paroki St Carolus Borromeus Ujung Beting yang kebanyakan menggunkan pompong-perahu, merupakan sebuah perjalanan dinamika rohani yang penuh tantangan, namun semuanya telah dilewati dalam semangat Yesus yang tersalib.

“Prosesi salib melewati laut juga dimaksudkan agar Kristus yang tersalib, memberkati laut tempat sebagian masyarakat Lingga umumnya dan umat katolik khususnya, mencari nafkah. Semoga salib Tuhan menguatkan iman kita,” tulis Romo Stelo di akun facebook pribadinya, Minggu (3/4).

Setelah kurang lebih dua Minggu berada di paroki Ujung Beting sebagai perhentian pertamanya, salib IYD pun akhirnya diarak menuju paroki Hati Santa Maria Tak Bernoda (HSMTB) Tanjungpinang dan diterima OMK wilayah St. Yohanes Don Bosco Tanjung Uban. Prosesi penerimaan salib saat itu disatukan dengan perayaan ekaristi kudus bersama umat, Minggu (10/4) pagi. “Semoga perjalanan salib ini menjadi teladan dalam pelayanan kita,” ujar Elsita Sinaga, seorang OMK Tanjungpinang.

Di Kevikepan Babel, Salib Diarak Dengan Konvoi Motor

Prosesi salib IYD memang berbeda di setiap paroki dan wilayah, tergantung situasi dan kondisi setempat. Jika di kevikepan Kepri prosesi lebih banyak menggunakan pompong karena secara teritorial letak setiap paroki yang dipisahkan lautan, maka di kevikepan Babel, salib IYD dari satu paroki ke paroki lain diarak dengan iringan kendaraan bermotor atau konvoi.

Setidaknya inilah pemandangan yang tampak ketika salib IYD Kevikepan Babel diarak dari paroki St. Bernadeth Pangkalpinang menuju paroki St. Maria Pelindung Para Pelaut Muntok-Bangka Barat, Sabtu, (9/4) sore. Setelah salib IYD diterima oleh puluhan OMK dan parokus Muntok Romo Paulus Kara, keesokan harinya, Minggu (10/4), dilanjutkan dengan ekaristi kudus bersama umat.

Dalam homili, Romo Hans Jeharut mengajak kaum muda dan umat, memaknai ziarah salib IYD sebagai momentum untuk menjadikan salib Tuhan sebagai kekuatan dalam mengarungi kehidupan ini. “Salib, merupakan navigasi atau pedoman arah terbaik yang tak pernah sesat. Karena itu, lanjut pastor yang juga merangkap komisi Kerawam ini, setialah kepada salib,” pungkasnya ketika dihubungi, Selasa, (12/4) siang. (SH. Lopis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *